Ma’ruf Dikritik BEM UI: Wapres yang Tugasnya Hanya Sebagai Simbol dan Pajangan di Kelas

Editor
Editor

Rabu, 26 Oktober 2022 16:44

Ma’ruf Dikritik BEM UI: Wapres yang Tugasnya Hanya Sebagai Simbol dan Pajangan di Kelas

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengkritik kepemimpinan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang sekadar jadi simbol dan pajangan di depan kelas-kelas sekolah dasar dalam masa tiga tahun kepemimpinannya.

“Ditambah lagi seorang Wakil Presiden yang tugasnya tidak lebih dari sebagai simbol dan pajangan di depan kelas-kelas sekolah dasar,” cuit BEM UI dalam akun Twitternya @BEMUI_Official.

BEM UI turut mengunggah video animasi berdurasi 16 detik di Twitter.

Mereka memvisualisasikan Jokowi dengan hidung yang memanjang seperti tokoh Pinokio. Sementara Ma’aruf berada di belakang dan memegang erat pundak Jokowi.

BEM UI juga menyertakan tagar #cukupsudah : kami lelah. Keduanya divisualisasikan lengkap dengan tulisan ‘Kerja Kerja Kerja Tapi Sia-sia’.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional11 Februari 2026 12:55
Wujudkan Tata Kelola Mangrove, Kementerian Kehutanan Luncurkan Platform MANDARA
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam sinkronisasi ...
Metro11 Februari 2026 12:19
Wali Kota Munafri Tinjau Karya Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM
Pedomanrakyat.com, Makassar — Karya inovasi anak muda Kota Makassar, kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarak...
Metro11 Februari 2026 12:14
Sekda Makassar Terima Kunjungan Bupati Sarolangun, Bahas Pengelolaan PAD hingga Kinerja ASN
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Bupati Sarolangun, Provinsi Jam...
International11 Februari 2026 11:24
8.000 Pasukan RI Bakal Dikirim ke Gaza untuk Misi Perdamaian
Pedomanrakyat.com, Gaza – Pemerintah Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza Palestina. Hal ini sedang dibahas unt...