Pedomanrakyat.com, Banjarbaru – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengupayakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan lindung Liang Anggang di Banjarbaru, Kalimantan Selatan secepatnya terkendali dengan berbagai upaya maksimal oleh satgas darat dibantu operasi udara.
“Saat ini Manggala Agni siaga 1×24 jam dibantu TNI-Polri serta relawan barisan pemadam kebakaran,” kata dia di Banjarbaru, Senin.
Baca Juga :
Kemudian dari unsur pemerintah daerah, Dinas Kehutanan Kalsel mengerahkan 150 personel gabungan yang berpatroli dan di tempatkan di beberapa posko.
Selain pemadaman oleh petugas di darat, dua helikopter water bombing milik BNPB juga beroperasi setiap hari melakukan penyiraman dari udara ke titik-titik yang sulit dijangkau.
Menhut pun mengapresiasi sejumlah langkah seperti pembasahan lahan hutan lindung melalui kanal untuk menjaga kelembapan lahan sekaligus mengantisipasi munculnya titik api.
Dengan memanfaatkan kondisi air yang tersedia, petugas melakukan pemompaan untuk mengalirkan air ke jaringan irigasi dan kanal di sekitar kawasan.
Menhut menyatakan dengan segala upaya tersebut dia optimis karhutla bisa dikendalikan dan tidak semakin meluas.
Hutan lindung Liang Anggang memiliki luas 2.250 hektare yang terbagi menjadi dua blok yakni seluas 960 hektare di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar dan seluas 1.290 hektare di Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Adapun lahan yang terdampak karhutla mencapai 167 hektare tersebar di beberapa titik.

Komentar