Menjijikkan! Ketua Komunitas Motor Cabuli 40 ABG, Paksa Oral Seks hingga Minum Sperma, Demi Perkuat Ilmu Hitam

Nhico
Nhico

Kamis, 28 September 2023 15:53

Ini Tampang Pelaku Pencabulan di Riau.(F-INT)
Ini Tampang Pelaku Pencabulan di Riau.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Riau – 40 ABG di Bengkalis, Riau menjadi korban pencabulan seorang pria berinisial A (38).

Para korban yang mayoritas laki-laki dipaksa oral seks hingga telan sperma.

Kasus itu terungkap setelah salah satu korban MR terlihat murung.

Keluarga yang curiga mencoba mencari tahu penyebab perubahan sikap ABG itu.

Keluarga kemudian memeriksa handphone MR. Benar saja, dalam handphone ditemukan ada percakapan mencurigakan antara korban dan pelaku berinisial A (38) pada 10 September lalu.

“Awalnya salah satu korban diketahui ada perubahan sikap dan dilihat orang tuanya. Ditanya, diajak bicara, baru mau ngomong,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Firman Fadhila, Selasa (26/9/2023).

Firman mengatakan korban trauma usai dicabuli oleh A. Korban dipaksa untuk melakukan oral seks.

“Korban ini anak di bawah umur laki-laki. Jadi dipaksa oleh pelaku dan dicurigai keluarga karena sikapnya berubah,” kata Firman.

Keluarga yang tak terima lalu melaporkan A ke Polsek Mandau. Polisi pun bergerak cepat menangkap pelaku A yang saat itu di sebuah warung di wilayah Bathin Solapan, Bengkalis.

Firman menjelaskan menemukan fakta lain dari kasus ini. Ternyata korban pencabulan yang dilakukan A jumlahnya mencapai 40 orang.

“Sementara ini korban ada 40 orang anak. Ini dapat diketahui setelah diperiksa oleh Polsek Mandau, 40 anak itu terdiri dari 39 laki-laki dan satu perempuan,” katanya.

Tidak hanya dicabuli, kata Firman, para korban sempat disuruh minum sperma. Aksi itu dilakukan di rumah A dan semak belukar di wilayah Bathin Solapan.

“Diminum pula air maninya alasan nuntut ilmu hitam. Yang pasti para korban juga trauma, malu juga. Korban rata-rata usia 11-13 tahun,” kata mantan Kasat Reskrim Indragiri Hulu tersebut.

Firman menyebut aksi tersebut dilakukan sebagai salah satu syarat masuk komunitas motor yang dipimpin pelaku. Untuk korban, polisi masih terus mengusut karena kuat dugaan korban lebih banyak.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro12 Februari 2026 23:24
Andi Odhika Dengarkan Keluhan Warga Tamalanrea–Biringkanaya Soal Kesehatan dan Pendidikan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan melanjutkan reses kedua masa persidangan kedua tahun sidan...
Metro12 Februari 2026 22:48
Eric Horas Janji Tindak Lanjut Aspirasi Warga, Dari Drainase hingga Lampu Jalan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas kembali menyapa konstituennya dalam rangka reses kedua masa persidangan...
Edukasi12 Februari 2026 22:36
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa sebagai upaya...
Metro12 Februari 2026 21:47
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan SAKIP 2025, Nilai Akuntabilitas Kinerja Naik ke Kategori Sangat Baik
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Pemprov Su...