Menko Perekonomian Pastikan Penanaman Sorgum Dilakukan Maksimal

Nhico
Nhico

Kamis, 04 Agustus 2022 22:31

Menko Perekonomian Pastikan Penanaman Sorgum Dilakukan Maksimal.(F-INT)
Menko Perekonomian Pastikan Penanaman Sorgum Dilakukan Maksimal.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto memastikan pengerjaan penanaman sorgum di wilayah Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilakukan maksimal oleh jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian lainya.

Menurut Airlangga, penanaman sorgum merupakan arahan langsung Presiden Jokowi dalam rapat terbatas yang digelar Kamis (4/8) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Kata dia, total luas lahan yang akan digarap pada Tahun 2023 mencapai 150 ribu hektare. Luasan tersebut masih akan bertambah seluas 154 ribu hektare pada Tahun 2024 mendatang.

“Tentu luasan tersebut akan terus disiapkan oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian lainya,” ujar Airlangga, Kamis, 4 Agustus 2022.

Airlangga mengatakan, realisasi perkembangan sorgum pada bulan Juni 2022 mencapai 4.350 hektar yang tersebar di enam provinsi. Menuntutnya, perkembangan sorgum sangat bagus karena produksi yang dihasilkan mencapai 15.243 ton atau dengan produktivitas 3,6 ton/hektar.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, pilot project ini harus diintegrasikan juga dengan peternakan sapi dan tentunya bisa juga dijadikan pakan ternak dan bio etanol. Dari segi sorgum sendiri sekarang harganya 3.500 dan dengan produksi sekitar 4 ton/hektar itu menghasilkan sekitar 12,5 juta, dimana biaya produksinya hanya 8,4 juta,” katanya.

Untuk tahun ini, lanjut Airlangga, pemerintah menargetkan sasaran tanam 15 ribu hektar dengan pengembangannya mencapai 100 ribu hektar. Pengembangan sorgum penting dilakukan mengingat kebutuhan gandum terus terganggu akibat terjadinya perang Rusia-Ukraina.

“Kita monitor ada 9 negara yang melakukan pelanggaran gandum. Dengan demikian kita harus mengembangkan tanaman pengganti atau subsitusi dari gandum. Indonesia tentu punya beberapa alternatif selain sorgum, itu bisa juga dari tanaman sagu dan singkong,” katanya.

Terkait hal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan bahwa penanaman sorgum akan dilakukan secara cepat dan maksimal. Diantaranya dengan melakukan intervensi penggunaan alat mesin pertanian sebagai upaya bersama dalam mempercepat produksi.

“Alasintan sudah kami siapakan. Dan kita ingin sorgum menjadi subtitusi pengganti gandum,” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 23:26
Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL
Pedomanrakyat.com, ​Ketapang – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang ...
Metro15 Oktober 2026 22:24
Wali Kota Munafri Sabet Grand Baznas Award 2026, Target Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendap...
Politik15 Oktober 2026 21:21
PSI Sulsel Panaskan Mesin Partai di Toraja Utara, Syamsir: Kemenangan Harus Diperjuangkan
Pedomanrakyat.com, Toraja Utara – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi internal dengan menyambangi kader...
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...