Menko PMK Akan Tinjau Budidaya Maggot di Bank Sampah Pacerakkang

Nhico
Nhico

Senin, 25 Juli 2022 14:30

Wawali Fatmawati Rusdi usai rapat kesiapan kunjugan Menko PMK.(F-Humas)
Wawali Fatmawati Rusdi usai rapat kesiapan kunjugan Menko PMK.(F-Humas)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir Effendy yang dijadwalkan berlangsung 26 Juli 2022, besok.

Hal itu disampaikan Fatmawati usai rapat terbatas bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar Aryati Puspasari Abadi, dan Camat Biringkanayya Benyamin B Turupadang yang membahas persiapan penerimaan Kunker Menko PMK RI Muhadjir Effendy di Pemkot Makassar.

“Insya Allah kami dari Pemkot Makassar sudah siap mendampingi Pak Menteri, dan lokus yang akan dikunjungi sudah kita siapkan. Kami terus mematangkan persiapan menyambut kedatangan beliau,” kata Fatmawati, di Kantor Balai Kota Makassar, Senin (25/7).

Kepala DLH Makassar Aryati Puspasari Abadi mengatakan Menteri PMK Muhadjir Effendy rencananya akan mengunjungi Bank Sampah Pusat (BSP) di Pacerakkang, Kecamatan Biringkanayya.

Informasi itu berdasarkan surat resmi yang diterima Pemkot Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup dari Kemenko PMK RI .

“Jadi Pak Menteri nanti akan berkunjung ke sana (BSP Pacerakkang) untuk melihat bagaimana Bank Sampah di Kota Makassar melakukan budidaya maggot,” ungkap Puspa.

Kata Puspa, sapaannya – budidaya maggot yang berasal dari Black Soldier Flies (BSF) atau Lalat Hitam sudah dikembangkan oleh BSP Pacerakkang sebagai percontohan.

Menurutnya, budidaya maggot merupakan solusi untuk mengatasi masalah sampah rumah tangga. Sebab maggot akan mereduksi sampah sisa-sisa makanan.

Dia menjelaskan peralatan dalam budidaya maggot di BSP Pacerakkang sangat lengkap dan sudah terintegrasi.

Sehingga pemeliharaannya mulai dari telur, larva, pre pupa, pupa hingga menjadi Lalat dewasa bisa dilihat di sana.

“Di sana ada juga mesin untuk mengekstraksi larva maggot menjadi minyak esensial yang baik untuk kecantikan dan pengobatan. Jadi di sana itu kita sudah bisa mellihat bagaimana siklus pemeliharaan maggot,” jelasnya

Selain di BSP Pacerakkang, budidaya maggot juga sudah mulai dikembangkan di Bank Sampah lainnya di Kota Makassar. Seperti di Untia.

“Jadi di beberapa bank sampah lain itu kita sudah kembangkan, cuma memang untuk perlengkapan itu paling lengkap dan pengelolaan yang paripurna itu di BSP Pacerakkang,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro20 Oktober 2026 22:20
Rakor Bersama Polri-TNI, Munafri Instruksikan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas untuk menekan maraknya tawuran antarkelompok yang m...
Daerah20 Oktober 2026 21:24
Syaharuddin Alrif Siapkan Tambahan Sumur Bor, Bidik Panen 10 Ton per Hektare
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyiapkan penguatan pengairan dan penambahan bantuan sumur bor ba...
Metro20 Oktober 2026 20:27
Appi Tegaskan PSEL Makassar Tunggu Arahan Pusat, Aspirasi Warga Tamalanrea Jadi Pertimbangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) teta...
Nasional20 Oktober 2026 19:22
Kemenhut: Hotspot Turun 617 Titik, Operasi Karhutla Tetap Diperkuat
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah meskipun jumlah h...