Mentan, Mendag dan Menteri BUMN Lepas Ekspor Produk Pertanian Jatim Senilai Rp140 Miliar

Jennaroka
Jennaroka

Jumat, 12 Maret 2021 13:53

Mentan, Mendag dan Menteri BUMN Lepas Ekspor Produk Pertanian Jatim Senilai Rp140 Miliar

Pedoman Rakyat, Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama melepas ekspor produk pertanian asal Provinsi Jawa Timur (Jatim) senilai Rp140 miliar. Pada pelepasan ekspor tersebut juga dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Mentan menjelaskan bahwa secara nasional pada saat yang sama, Kementan melalui Badan Karantina Pertanian telah melakukan fasilitasi sertifikasi ekspor terhadap 81,3 ribu ton komoditas pertanian. Nilainya mencapai Rp1,264 triliun.

Kontributor terbesar berasal dari subsektor perkebunan sebesar 78,9 persen. Diikuti masing-masing asal subsektor tanaman pangan, peternakan, dan hortikultura.

“Tetapi yang di tempat ini yakni di Teluk Lamong, produk pertanian asal Provinsi Jawa Timur yang kita lepas senilai Rp140,03 miliar dengan total volume 5,4 ribu ton dan 757 batang ke 12 negara tujuan sekaligus,” ujar Mentan Syahrul, Jumat (12/3/2021).

Mentan menambahkan, produk pertanian yang diekspor antara lain berupa sarang burung walet, pakan ternak, premik, cicak kering, lipan kering, kelapa bulat, cacao powder, cacao butter, kopi biji, dan cengkih.

“Pelepasan ekspor hari ini cukup besar. Saya kira apa yang dilakukan gubernur Jawa Timur, kami bertiga dari Pertanian, Perdagangan, maupun BUMN siap untuk terus mendukungnya,” tambahnya.

Selain itu, Mentan Syahrul mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, sinergi lintas kementerian harus ditingkatkan sebagai langkah strategis dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional di tengah tantangan pandemi Covid-19.

“Menghadapi pandemi ini dengan berbagai dampak yang ada, maka kerja tidak bisa satu sektor saja, kita harus hand to hand. Hari ini kami datang untuk melepas ekspor. Bersama kita genjot pasar ekspor produk pertanian kita,” kata Mentan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi juga mengatakan menyampaikan rasa syukurnya atas pelepasan ekspor asal Provinsi Jatim yang cukup besar. Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan pasar ekspor produk pertanian Indonesia, menjadi salah satu penggaet devisa negara.

“Selamat atas ekspor yang luar biasa. Kita bisa lihat kita penghasil, penjual, pengekspor kopi salah satu yang terbaik di dunia. Kita juga ingin menjual barang-barang prospektif Indonesia seperti sarang walet untuk memastikan ekspor menjadi salah satu devisa negara,” lanjutnya.

“Mudahan-mudahan kita bisa berevolusi dari negara penjual barang setengah, barang mentah menjadi barang jadi berindustri dengan industri teknologi tinggi. Semoga ke depan, Jawa Timur menjadi eksportir dari barang-barang ekspor Indonesia,” ucap Lutfi.

Gubernur Jatim, Khofifah mengatakan Kementerian Pertanian di bawah arahan Syahrul Yasin Limpo terus memberikan penguatan sektor pertanian di Provinsi Jatim. Ke depan, Jatim terus berupaya menghasilkan produk yang sudah diolah dan siap diolah untuk menjadi pasokan pasar internasional.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 Februari 2026 14:04
Komitmen Atasi Masalah Gizi, Pemkab Pangkep Resmikan SPPG Balocci Kassi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP...
Metro11 Februari 2026 13:56
Munafri Tangani Jalan Rusak Metro Tanjung Bunga–Barombong
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam merespons keluhan masyarakat kembali ditunjukkan melalui penanga...
Daerah11 Februari 2026 13:17
Tilawah Anak-anak Putri dan Dewasa Putra Meriahkan Majelis 1 MTQ XI
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 di Majelis 1 memasu...
Nasional11 Februari 2026 12:55
Wujudkan Tata Kelola Mangrove, Kementerian Kehutanan Luncurkan Platform MANDARA
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam sinkronisasi ...