Mentan Syahrul Ingatkan Pentingnya Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Jumat, 05 November 2021 14:58

Mentan Syahrul Ingatkan Pentingnya Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

Pedoman Rakyat, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis, 4 November 2021. Di sana, Mentan Syahrul didampingi Bupati Pati, Haryanto dan Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah, Denty Eka Widi Pratiwi mengunjungi Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan).

Menurut Mentan, keberadaan dan peran Balingtan ke depan dituntut lebih aplikatif dan inovatif. Pasalnya, isu-isu lingkungan yang berkaitan dengan pertanian serta perubahan iklim global membutuhkan kecepatan dan ketepatan antisipasi dan solusi.

“Tempat ini bagus sekali dan sangat penting. Fungsinya strategis untuk menjawab tantangan-tantangan sektor pertanian yang ada,” kata Mentan.

Pada kesempatan tersebut, Mentan mengingatkan adaptasi dan mitigasi perubahan Iklim mengingat Indonesia adalah negara terbesar ke-4 dunia. Oleh karena itu, tanggung jawab dan tantangannya pun juga besar.

“Kita belum selesai menghadapi tantangan covid-19 yang masih terjadi sampai hari ini dan kita dihadapkan juga dengan emisi gas, efek rumah kaca dan persoalan lingkungan. Ingat, perekonomian dunia porak poranda selama dua tahun, termasuk Indonesia. Namun yang mampu bertahan adalah sektor pertanian,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Mentan Syahrul juga menyampaikan bahwa dalam kondisi dan situasi apa pun, pertanian harus tetap berproduksi. Ia mencontohkan, negara-negara yang mengalami 4 musim, mereka kini tengah mengalami kesulitan dalam hal produksi pangan.

Bupati Pati, Haryanto menjelaskan bahwa kabupaten Pati termasuk daerah dengan produksi padi yang mengalami surplus 300 ribu ton setiap tahun.

“Selain padi kami juga jagung, kedelai, kacang ijo. Kita punya lahan yang biasa ditanam jagung itu 11 ribu hektar lebih, kemudian juga ada hutan sosial seluas 1.300 hektar,” kata Haryanto.

Mengenai adanya ancaman La Nina, Mentan mengharapkan kepada Balingtan untuk membuat rekomendasi teknologi pertanian yang tepat.

“Kita sudah harus menggunakan teknologi bagaimana menyimpan air. Saat hujan seperti ini, embung bagaimana?, pipanisasi atau dripping irigation,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...