Mentan SYL: Riset dan Inovasi Berkelanjutan, Fondasi Pembangunan Pertanian

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Jumat, 09 April 2021 12:22

Mentan SYL: Riset dan Inovasi Berkelanjutan, Fondasi Pembangunan Pertanian

Pedoman Rakyat, Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Balai Penelitian Buah (Balitbu) Tropika menggelar Expose Inovasi Buah Tropika. Dibuka secara resmi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (9/4/2021).

Ajang ini merupakan salah satu agenda percepatan hilirisasi inovasi teknologi komoditas tanaman buah kepada para stakeholder pertanian.

Menurut Mentan, sektor pertanian akan semakin kuat jika didukung oleh riset dan inovasi yang berkelanjutan.

“Pesan Bapak Presiden jelas, pembangunan pertanian ke depan harus berbasis riset dan teknologi. Dan hari ini saya apresiasi kerja-kerja para peneliti kita yang sudah menemukan, mencipta varietas-varietas unggul,” katanya.

Balitbu Tropika merupakan salah satu UPT Litbang Pertanian yang memiliki koleksi keragaman tanaman buah yang tersebar pada enam kebun percobaan.

Kepala Litbang Pertanian, Fadjri Jufri menjelaskan bahwa salah satu tugas Balitbu Tropika adalah mengembangkan komoditas prioritas dan komoditas unggulan dengan tujuan untuk membantu mensejahterakan masyarakat petani.

“Sejak tahun 2017, Balitbu Tropika telah menyebarluaskan benih, baik benih sumber maupun benih sebar tanaman buah lebih kurang 1.000.000 ke seluruh Indonesia secara gratis,” ujar Fajri.

Pada kesempatan itu juga, Mentan SYL membagikan 10.000 benih pisang kultur jaringan yang terdiri dari empat varietas yaitu Kepok Tanjung, Ameh Pasaman, Raja Kinalun, dan Barangan.

Pisang Kepok Tanjung, menurut Fadjri, merupakan salah satu inovasi Balitbangtan dengan keunggulan produksi tinggi, serta dapat mengatasi penyakit layu bakteri.

“Pisang ini juga berpotensi besar untuk diekspor produk olahannya ke mancanegara. Terutama Jepang,” ujar Fadjri.

Mentan berharap bantuan yang diberikan menjadi stimulan untuk menjadikan Solok sebagai daerah penyumbang sumber pangan.

“Saya ingin lihat ke depan, ada kawasan khusus pengembangan pisang, satu kawasan khusus mangga dan lainnya. Oleh karena itu, Solok harus bekerja sama dengan pihak lain. Bangun korporasi. Kementan selalu siap back up,” ungkapnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 Oktober 2026 23:23
Bawa 314 Kontingen di Porprov XVIII, Bupati Syaharuddin Alrif Targetkan Sidrap Tembus 10 Besar
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Sy...
Politik08 Oktober 2026 22:28
Bawaslu Sulsel Dorong Kampus Jadi Ruang Edukasi Politik dan Pengawasan Pemilu
Pedomanrakyt.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsa...
Metro08 Oktober 2026 21:24
Ashabul Kahfi Apresiasi Program MYP: Ini Sejarah, Pemprov Sulsel Bangun Jalan Beton setebal 40 cm
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years...
Olahraga08 Oktober 2026 20:25
FPTI Makassar Kembali Bidik Juara Umum, 15 Atlet Siap Bertarung di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Por...