Menteri Pertanian Kunjungi Pasar Induk Beras Cipinang, Stok Banyak Dan Harga Stabil

Nhico
Nhico

Jumat, 29 April 2022 00:04

Menteri Pertanian Kunjungi Pasar Induk Beras Cipinang.
Menteri Pertanian Kunjungi Pasar Induk Beras Cipinang.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( SYL ) melakukan sidak ke pasar Induk Beras Cipinang untuk memastikan ketersediaan pangan kususnya beras di ujung bulan Ramadhan ini dan menjelang idul fitri.

“ Hari saya berada di pasar induk cipinang untuk melihat secara langsung aktifitas dan ketersediaan pangan khususnya beras “ ujar SYL.

Kementerian Pertanian berada pada 34 Provinsi dan terus melakukan valdasi dan aktualisasi yang di miliki didalam mempersiapkan 12 komoditi pangan strategis.

“ Cipinang ini bagi Kementan adalah Barometer utnutk mengukur semua komoditi yang ada terutama beras. Dan saya melihat disini harga cukup baik ,tidak terjadi lonjakan kenaikan harga “ lanjut SYL.

Lebih lanjut Mentan menyampaikan dari 12 komoditi yang ada yang paling aman adalah beras.

“ Saat ini kondisinyang ada dengan kualitas yang semakin membaik, pembenahaan offtaker juga semakin baik dan hampir semuanya tersedia “ tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Ibu Suharini Eliawati mengatakan dari data yang dimilikinya bahwa tidak ada kenaikan untuk harga beras.

Harga rata rata beras Maret 2022 adalah Rp. 9.949 sedangkan rata2 harga beras April 2022 Rp. 9.930 yang artinya adalah Maret ke April 2022 terjadi penurunan harga sebesar 0.19%.

Untuk perbandingan tahun 2021 dimana harga rata rata beras Jan-April 2021 Rp. 10.170 sedangkan untuk tahun 2022 harga rata rata beras Jan – April 2022 adalah Rp. 9.930 maka tahun 2021 ke tahun terjadi penurunan harga sebesar 2,06%.

Pedagang beras Aloy mengatakan Sekarang ini beras lebih bagus dibanding tahun tahun sebelumnya, “ Beras lebih putih ini dikirim dari Sulsel dan Lampung sudah bersih kelas premium. Hal ini karena pasca panen dan of-farm ditangani kementan lebih baik “ kata Aloy.

Selanjutnya Aloy bercerita bahwa menjelang hari raya idul fitri ini tidak kekurangan stok beras. Karena momen hari besar ini bertepatan dengan panen raya . Stok yang ada di tokonya setiap hari anatar 200 – 300 ton yang diambil dari Jateng, jatim, Sulsel dan Lampung.

Sementara itu Direktur Utama Food Station Pamrihadi Wiraryo menyampaikan, “ Stok saat ini di PIBC adalah 34 ribu ton sementara stok minimum 30 ribu ton ,jadi sudah jauh di atas stok minimum “ kata Pamrihadi.

Selain itu di PIBC punya cadangan stok lagi kurang lebih 12 ribu ton . Ini bisa bertahan kurang lebih 1 bulan kedepan.

Karena kita ketahui bahwa setiap hari ada masuk beras 2 ribu sampai 3200 ton karena saat ini dan seminggu kedepan mulai masuk musim tanam 2 minggu kemudian,sehingga kemungkinan kondisi seperti ini dan stok relative stabil.

Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi meminta semua pihak dapat meyakinkan kondisi pangan yang tidak terkendala, jika ada dinamika harga tentu sebagai suatu kewajaran di saat musim seperti ini.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional25 Agustus 2026 21:30
Tegas! Kemenhut Jatuhkan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla, Ini Daftarnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan H...
Metro25 Agustus 2026 20:28
Kepala BKN-Wagub Sulsel dan Wali Kota Makassar Riding Vespa-Tanam Tebuya di CPI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kehadiran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, di Kota Makassar turut dimanfaatkan untuk m...
Metro25 Agustus 2026 19:26
DLH Makassar Tambah 30 Motor dan 10 Armroll, Serta Siapkan Puluhan Mesin Pengolah Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus memperkuat fasilitas pengelolaan persampahan dengan memastikan dukungan sarana dan...
Metro25 Agustus 2026 18:33
Wali Kota Makassar Serukan Camat Dan Lurah Sepakati Waktu Buang dan Angkut Sampah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengultimatum seluruh camat untuk memastikan validitas data penerima progra...