Mitosis Laboratory Resmi Dibuka, Jadi Labolatorium Molekular Patologi Pertama di Indonesia Timur

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 01 Februari 2025 18:46

Direktur Utama, dr. Amaliani Mulia Utami Asaful Ph.D (kiri) Bersama Komisaris utama, Prof. dr. Upik Anderiani Miskad Ph.D.,Sp.PA(K) (kanan)
Direktur Utama, dr. Amaliani Mulia Utami Asaful Ph.D (kiri) Bersama Komisaris utama, Prof. dr. Upik Anderiani Miskad Ph.D.,Sp.PA(K) (kanan)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Mitosis Laboratory resmi dibuka di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Tepatnya, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Km 12 NO. 151 B, Makassar, Sabtu (1/2/2025).

Mitosis Labolatory merupakan labolatorium patologi anatomi pertama di Kota Makassar, bahkan di Indonesia Timur. Dimana berfokus pada molekular patalogi.

“Jadi molekular patalogi itu adalah cabang ilmu patalogi yang memungkinkan menganalisa penyakit sampai level molekularnya, sampai level DNA dan RNA bisa juga proteinnya,” jelas Komisaris Utama Mitosis Labolatory, Prof. dr. Upik Anderiani Miskad Ph.D.,Sp.PA(K).

Prof. dr. Upik Anderina mengungkapkan bahwa, zaman sekarang berkembang pengobatan tepat guna, sehingga untuk memberikan pengobatan spesifik dan pengobatan yang tepat, maka membutuhkan pemeriksaan lebih detail.

“Atau harus dilakukan di labolatorium dan itu sangat dibutuhkan untuk penyakit-penyakit kanker atau penyakit jantung,” terangnya.

Prof Upik Anderina menjelaskan bahwa, sebenarnya labolatorium dimanapun terdapat Polymerase Chain Reaction (PCR). Namun tidak secara spesifik menganalisa penyakit.

“Tetapi kita (di mitosisi labolatoryl bisa menganalisa mutasi-mutasi dari mutasi gen, DNA blok parafin, dari jaringan-jaringan tumor. Na itu tidak dilakukan di labolatorium manapun,” ucap Prof Upik.

“Jadi insyaAllah kita yang pertama di Makassar dan di Indonesia Timur,” sambungnya.

Lebih lanjutnya, mitosis labolatory berkomitmen untuk memberikan hasil yang tepat waktu dengan menggunakan teknologi modern dan metode mutakhir.

“Fasilitas disini adalah tentu saja alat untuk prosesing histologi, kemudian ada alat untuk sitologi, kemudian juga ada alat untuk imunohistokimia untuk protein, kemudian ada alat PCR untuk memeriksa DNA ataupun RNA,” beber Prof Upik.

Direktur utama Mitosis Labolatory, dr. Amaliani Mulia Utami Asaful Ph.D menambahkan, di mitosis labolatory juga ada vascular anomalies anatomy center pertama di indonesia.

“Selama ini dokter-dokter mendiagnosis pasien-pasien itu dengan hemangioma. Sedangkan sekarang kami ada centernya, bisa dikonsul disini, kami melalukan pemeriksaan lebih lanjut pakai teknik imunohistokimia, apakadia memang dia hemangioma biasa atauka memang vaskular malformasi,” jelas dr Amaliani.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...