MUI Bela Napoleon Aniaya Muhammad Kece Karena Sudah Hina Islam, Denny Siregar: Malu Gua Sama MUI Kayak Gini

A. Zafran
A. Zafran

Selasa, 21 September 2021 15:27

MUI Bela Napoleon Aniaya Muhammad Kece Karena Sudah Hina Islam, Denny Siregar: Malu Gua Sama MUI Kayak Gini

Pedoman Rakyat, Jakarta – Pegiat media sosial Denny Siregar mengaku malu dengan sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait kasus penganiayaan tersangka kasus penistaan agama, Muhamad Kosman alias Muhammad Kace, yang diduga dilakukan oleh Irjen Napoleon Bonaparte.

Hal tersebut disampaikan Denny melalui akun Twitternya mengomentari pemberitaan media dengan judul berita “MUI Dukung Penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kace? Wakil Ketua: Masalah Agama Itu Sangat Sensitif”.

Sponsored by ADVERTNATIVE

Artikel itu memuat pernyataan Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas yang menilai bahwa Napoleon sangat mengerti hukum. Namun, sebagai manusia biasa dan manusia yang beriman, tentu Napoleon juga memiliki batas kesabaran ketika agama dan keimanannya dihina dan direndahkan.

“Malu gua ma @MajelisUlamaID kayak gini…,” cuit @Dennysiregar7, Senin (20/9/2021).

Asal diketahui, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas turut memberikan tanggapan, terkait mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri pada tahun 2020 Irjen Pol Napoleon Bonaparte menganiaya tersangka penistaan agama Muhammad Kosman alias Muhammad Kece.

Anwar Abbas mengatakan ada pelajaran yang bisa dipetik dari peristiwa penganiayaan tersebut. Ia melihat sosok Napoleon bukan orang sembarang, sebab Napoleon diketahui merupakan petinggi Polri dengan pangkat inspektur jenderal.

“Kita tahu Napoleon Bonaparte itu bukan orang sembarangan dan bukan orang yang tidak mengerti hukum tapi malah sangat-sangat mengerti bahkan beliau adalah salah seorang penegak hukum,” kata Anwar Abbas dikutip dari MNC Portal, Senin (20/9).

“Tapi kalau agamanya dan keimanannya dihina, diremehkan dan direndahkan maka sebagai manusia biasa dan sebagai manusia yang beriman tentu batas kesabarannya juga ada,” tambahnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 20:35
Gara-gara Tak Diberi Rokok, Pengangguran di Makassar Tikam Buruh Harian
Pedoman Rakyat, Makassar- Seorang pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Jaya...
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 20:29
AJI Makassar: Polda Sulsel Tak Profesional Terima Laporan Sengketa Pemberitaan
Pedoman Rakyat, Makassar -Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar menanggapi kasus pelaporan terhadap nar...
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 20:03
Hati-hati Berkendara! Siswi Cantik di Makassar Tewas Terlindas Truk karena Gagal Menyalip
Pedoman Rakyat, Makassar- Nasib malang menimpa seorang siswi yang masih berusia 17 tahun di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Gadis belia bern...
Hukum/Kriminal17 Oktober 2021 19:42
Polisi Ringkus Pelaku Pembunuh Wanita Asal Bantaeng Sulsel, Motifnya Diduga Urusan Bisnis Tokek
Pedoman Rakyat, Gowa- Kepolisian Resor (Polres) Gowa mengungkap motif pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya ditemukan di tengah semak beluk...