MUI Pertanyakan Niat Prabowo Bawa Pengungsi Gaza ke Indonesia: Jangan Sampai Dikadalin Israel!

Nhico
Nhico

Kamis, 10 April 2025 10:19

Ilustrasi Warga Gaza.(F-INT)
Ilustrasi Warga Gaza.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, mempertanyakan wacana Presiden Prabowo Subianto yang hendak membawa seribu pengungsi Gaza ke Indonesia.

Dia menyebut, hal itu menjadi bentuk dukungan Indonesia atas rencana Israel dan Amerika Serikat (as) dalam menguasai wilayah Palestina jika pidato Prabowo tersebut direalisasikan.

“Pertanyaannya untuk apa Indonesia ikut-ikutan mendukung rencana Israel dan Amerika tersebut? Bukankah Israel dan Donald Trump sudah menyampaikan keinginannya untuk mengosongkan Gaza?” kata Anwar Abbas dalam keterangan pers, Rabu (9/4/2025).

Anwar menegaskan, jika pemerintah Indonesia ikut serta memindahkan warga Gaza dari tanah kelahirannya, maka sama saja mendukung Israel dan as untuk menduduki dan menguasai wilayah Gaza.

Anwar mengingatkan walaupun upaya relokasi Gaza terkesan memiliki misi baik untuk mewujudkan perdamaian di wilayah tersebut, tetapi rencana tersebut ditentang sejumlah pihak sebagai bagian dari tipu muslihat pendudukan Israel di Gaza.

“Rencana pengosongan Gaza untuk tujuan relokasi diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai proposal perdamaian di Timur Tengah. Tetapi rencana tersebut ditentang sejumlah pihak sebagai bagian dari tipu muslihat pendudukan Israel di Gaza,” katanya.

Ia menuturkan bahwa upaya pengosongan Palestina telah memiliki jejak historis. Salah satunya adalah direbutnya wilayah Yerussalem dari Palestina yang kini menjadi bagian dari Israel.

“Jadi belajar kepada sejarah, maka Indonesia dalam menghadapi manuver yang dilakukan oleh Israel tersebut harus cerdas. Jangan sampai negara kita dikadalin oleh Israel,” kata dia.

Oleh karena itu, dalam kesimpulannya, Anwar meminta Prabowo tidak ikut-ikutan mengevakuasi rakyat Gaza ke Indonesia. Menurutnya, jika hal itu terjadi, jangan harap Israel akan mau menerima kembali warga Gaza yang sudah dievakuasi tersebut.

Jika sekalipun terdapat usaha bantuan untuk pengobatan dan perawatan rakyat Gaza akibat serangan Israel beberapa hari yang lalu, Buya Anwar pun meminta pengobatan dan perawatannya harus dilakukan di Gaza, dan bukan di tempat lain.

“Sebagai bangsa yang sudah kenyang dijajah selama 350 tahun, kita harus tahu yang namanya penjajah itu punyaseribu satu cara dan tipu daya. Untuk itu kita sebagai bangsa jangan pula sampai tertipu oleh mulut manis mereka,” kata Anwar.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Juni 2026 20:30
Tinjau Lokasi Kebakaran, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk RSUD Syekh Yusuf
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pemuliha...
Metro01 Juni 2026 19:28
Munafri Arifuddin Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Syukuran Dirgahayu ke-69 Komando Daerah Militer (Kodam) XI...
Metro01 Juni 2026 18:29
Hadiri Sannipata Waisak 2026, Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan ...
Metro01 Juni 2026 17:34
Legislator NasDem sebut Pancasila Hidup Lewat Budaya, Generasi Muda Jangan Kehilangan Jati Diri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Mahmud, sebagai penging...