Munafri Apresiasi Tata Kelola Keuangan KONI Makassar: Sistem Pengelolaan Juga Harus Fair Play

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 29 Agustus 2026 16:04

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat membuka Rapat Kerja KONI Kota Makassar Tahun 2026.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat membuka Rapat Kerja KONI Kota Makassar Tahun 2026.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengapresiasi langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar di bawah kepemimpinan Ismail yang melakukan pembenahan tata kelola organisasi, khususnya dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Munafri usai membuka Rapat Kerja KONI Kota Makassar Tahun 2026 di Hotel Novotel Makassar, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Munafri, tata kelola keuangan menjadi fondasi penting dalam menjalankan sebuah organisasi. Pengelolaan anggaran yang buruk dinilai dapat berdampak langsung terhadap keberlangsungan organisasi hingga berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

“Jadi sistem pengelolaan itu menjadi dasar dari sebuah sistem pengelolaan organisasi. Kalau keuangannya buruk, pasti akan berdampak sangat buruk,” kata Munafri.

Ia menekankan, aspek pertanggungjawaban menjadi hal yang tidak bisa diabaikan karena anggaran yang dikelola KONI bersumber dari uang rakyat.

“Anggaran itu datang dari anggaran yang didapatkan dari rakyat, sehingga pertanggungjawabannya harus benar-benar dipertanggungjawabkan secara detail,” ujarnya.

Karena itu, Munafri meminta KONI Makassar menerapkan prinsip transparansi dan kehati-hatian dalam setiap pengelolaan anggaran.

Menurutnya, pengelolaan organisasi juga harus dilakukan secara fair play, sebagaimana semangat yang melekat dalam dunia olahraga.

“Itu yang tadi saya bilang, sistem pengelolaan ini juga harus fair play. Tidak bisa kalau asal-asalan dikelola, akhirnya akan menjadi persoalan hukum nanti di belakang hari,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Makassar Ismail mengatakan pembenahan tata kelola organisasi menjadi salah satu fokus sejak dirinya memimpin KONI Makassar.

Salah satu yang dibenahi adalah sistem pengelolaan keuangan agar lebih tertib, transparan, efisien, dan akuntabel.

Ismail menjelaskan, KONI Makassar telah menerapkan aplikasi keuangan yang konsepnya diadaptasi dari sistem pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Makassar.

“Sistem ini telah digunakan sejak 2025 dan terus kami kembangkan agar dapat digunakan secara lebih luas oleh cabang olahraga,” kata Ismail.

Tak hanya pengelolaan keuangan, KONI Makassar juga mulai menerapkan sistem e-purchasing dalam proses belanja organisasi.

Digitalisasi tersebut diharapkan dapat membuat setiap proses pengelolaan anggaran dan belanja organisasi lebih mudah dipantau serta dipertanggungjawabkan.

Ismail bahkan menyebut KONI Makassar menjadi satu-satunya KONI di Indonesia yang saat ini menerapkan aplikasi keuangan sekaligus sistem belanja dengan pendekatan digital tersebut.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya KONI Makassar membangun organisasi olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi atlet, tetapi juga memiliki tata kelola yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik13 Oktober 2026 23:26
DPW NasDem Sulsel Ingin HUT ke-15 Lebih Bermakna dan Bawa Semangat Pengabdia untuk Rakyat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan menyiapkan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (...
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...