Pedomanrakyat.com, Jeneponto – Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, H. M. Imam Taufiq Bohari SE MM berkomitmen mengawal usulan prioritas masyarakat Desa Sapanang, Kecamatan Binamu, agar dapat diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Imam saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Sapanang untuk penyusunan rencana pembangunan Tahun Anggaran 2027–2028 di Kantor Desa Sapanang, Senin (26/10/2026).
Dalam forum tersebut, sejumlah kebutuhan mendasar masyarakat mengemuka. Mulai dari pembangunan infrastruktur, penanganan banjir melalui pembangunan talud dan bronjong, program bedah rumah, penyediaan sumur bor, hingga perbaikan drainase lingkungan dan dukungan terhadap sektor pertanian.
Imam menegaskan, aspirasi yang disampaikan masyarakat harus menjadi perhatian bersama dan tidak berhenti sebatas pembahasan dalam forum musyawarah.
“Musrenbangdes ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi. Karena itu, usulan yang menjadi prioritas harus kita kawal agar bisa diperjuangkan pada tahapan perencanaan pembangunan berikutnya,” ujar Imam.
Menurutnya, setiap usulan perlu disusun berdasarkan tingkat kebutuhan, urgensi, serta manfaatnya bagi masyarakat luas. Dengan begitu, program pembangunan yang direncanakan benar-benar menyentuh persoalan warga.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita melihat kebutuhan yang betul-betul mendesak. Misalnya, persoalan banjir, kebutuhan air bersih, rumah layak huni, dan infrastruktur pertanian. Ini menyangkut kepentingan masyarakat secara langsung,” jelasnya.
Soroti Penanganan Banjir dan Air Bersih
Imam secara khusus menyoroti usulan pembangunan talud dan bronjong pada titik-titik rawan banjir di Desa Sapanang. Menurutnya, penanganan banjir perlu dilakukan secara terencana, termasuk melalui pembenahan drainase untuk mengurangi risiko genangan.
“Penanganan banjir tidak bisa hanya melihat satu titik. Talud, bronjong, dan drainase harus menjadi perhatian sesuai kondisi di lapangan. Kita berharap usulan ini bisa dikaji oleh OPD terkait sehingga penanganannya tepat sasaran,” katanya.
Selain persoalan banjir, penyediaan sumur bor juga menjadi salah satu usulan yang dinilai penting untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Di sisi lain, program bedah rumah dan penguatan sektor pertanian juga perlu mendapat perhatian. Menurut Imam, pembangunan desa harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin pembangunan ini manfaatnya benar-benar dirasakan warga. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan sektor ekonomi mereka, termasuk pertanian, bisa semakin berkembang,” tambahnya.
Sinergi Pemerintah dan DPRD
Musrenbangdes Sapanang turut dihadiri perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bappeda, Dinas Pendidikan, serta perwakilan pemerintah Kecamatan Binamu.
Hadir pula aparat pemerintah desa, kepala dusun, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemuda, kader desa, Kepala BAZNAS, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UNDIPA.
Imam menilai, keterlibatan berbagai unsur tersebut penting untuk memastikan usulan pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat sekaligus diselaraskan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, OPD terkait, DPRD, dan masyarakat. Setiap usulan tentu harus melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran sesuai kewenangan serta kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.
Ia berharap, usulan yang telah disepakati dalam Musrenbangdes Sapanang dapat ditindaklanjuti dan diperjuangkan sesuai tahapan perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten.
Dengan demikian, forum Musrenbangdes tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi langkah awal untuk mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Semangat “Siminasaiki Ribajika” diharapkan menjadi penguat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong Desa Sapanang yang lebih maju, sejahtera, dan tangguh menghadapi tantangan pembangunan (Agg)

Komentar