Pagi-pagi Ferdinand Sudah Dibuat Jengkel dan Marah, Ada Bupati Sebut Luhut Menteri Penjahit: Kurang Ajar!

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Senin, 23 Agustus 2021 08:53

Pagi-pagi Ferdinand Sudah Dibuat Jengkel dan Marah, Ada Bupati Sebut Luhut Menteri Penjahit: Kurang Ajar!

Pedoman Rakyat, JakartaMantan kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean sudah dibuat jengkel dan marah gara-gara pernyataan seorang bupati.

Bupati tersebut datang dari Banjarnegara, yakni Budhi Sarwono.

Pasalnya, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono sudag menyebut Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Menteri Penjahit.

Dasar itu, Ferdinand menilai, Budhi Sarwono tidak punya etika dan tak punya rasa hormat kepada Menteri.

“Bupati Banjarnegara ini tidak punya etika sama sekali. Tidak punya rasa hormat kepada seorang Menteri yang mendapat tugas dari Presiden,” ujar Ferdinand Hutahaean di Twitternya, pada Senin (23/8/2021).

Ferdinand menilai, Budhi Sarwono telah melecehkan marga Pandjaitan yang merupakan marga asal Batak.

“Bukan hanya itu, tapi Bupati ini melecehkan marga panjaitan (batak) menyebut marga itu dengan kata penjait. Kurang ajar,” kata Ferdinand.

Lebih lanjut, Ferdinand mengakui sebagai orang yang berdarah batak, dirinya ikut tersinggung mendengar marga Pandjaitan dipelesetkan menjadi penjahit.

“Sebagai orang batak dan dalam darah saya juga mengalir darah Panjaitan dari Nenek saya, saya sangat tersinggung dengan ucapan Bupati Kurang ajar ini menyebut marga leluhurku dengan kata penjait,” kata Ferdinand.

“Saya minta Kemendagri menegur Bupati tak punya etika ini,” sambungnya.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang beredar, Bupati Banjar Negara Budhi Sarwono menjelaskan kepada wartawan terkait penanganan Covid-19 dan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM di Banjarnegara. Di sela-sela pemaparannya, dia menyebut Luhut sebagai penjahit.

“Alhamdulillah Banjarnegara dulu BOR 99 peren, turunlah PPKM Darurat. Saya baca aturannya sesuai saran Pak Presiden yang langsung ditindaklanjuti Mendagri, dan dilaksanakan rapat sama Menteri Penjahit, yang orang Batak itu Menteri Penjahit,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...
Metro16 April 2026 22:40
Sekda Sulsel Buka High Level Meeting TP2DD 2026, Dorong Sinergi Optimalkan Pajak Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi High Level Meeting dan Asistensi C...