Panen Masih Berlangsung, Grobogan Siap Penuhi Kuota Jagung 30 Ribu Ton

Nhico
Nhico

Sabtu, 09 Oktober 2021 17:06

Panen Masih Berlangsung, Grobogan Siap Penuhi Kuota Jagung 30 Ribu Ton

Pedoman Rakyat, Grobogan – Kabupaten Grobogan merupakan lumbung pangan Provinsi Jawa Tengah, salah satunya sentra produksi jagung yang hingga akhir tahun masih melangsungkan panen dengan hamparan cukup luas. Prakiraan total luas panen jagung 2021 mencapai 121.200 hektar (ha) dengan produksi 783.700 ton dan luas panen di bulan Oktober ini 24 ribu ha produksi 120 ribu ton sehingga mampu memasok 30 ribu ton kuota jagung pengadaan pemerintah untuk kebutuhan pakan bagi peternak layer mandiri.

“Kuota jagung 30 ribu ton ini kami sanggupi karena tersedia di lapangan. Dalam satu bulan ini terjadi panen terus. Apabila pemerintah menghendaki atau menginginkan jagung dari Grobogan kami siap dengan harga yang disepakati di tingkat petani atau pengepul. Bahkan kami sanggup memasok 100.000 ton hingga Januari 2022 karena Januari akan memasuki panen raya musim tanam pertama (MT-I,- red),” demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian Grobogan, Sunanto usai rapat dengan pihak Kemenko Perekonomian, Kementan, Bulog dan petani membahas persediaan jagung di Purwodadi, Sabtu (9/10/2021).

Sunanto menjelaskan potensi panen jagung di Kabupaten Grobogan tersebar di 8 kecamatan, antara lain Kecamatan Purwodadi, Pulokulon, Gabus, Kradenan, Wirosari, Tawangharjo, Geyer dan Taroh. Panen jagung di musim tanam kali ini menjadi berkah tersendiri bagi petani menikmati hasilnya, tak hanya produksi yang tinggi namun juga diikuti harga yang memberikan keuntungan.

“Capaian jagung ini atas bantuan dari Kementerian Pertanian. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atas dukungan dan bantuan berupa benih, pupuk dan bantuan prasarana dan sarana lainnya,” tutur Sunanto.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Kabupaten Grobogan, Slamet menyatakan pihaknya telah sepakat untuk memenuhi kuota jagung 30 ribu ton untuk kebutuhan peternak mandiri. Pasokan jagung yang disepakati ini tentunya dengan kondisi kadar air yang diminta sehingga memenuhi standar sebagai bahan pakan.

“Kami dari BUMP siap menyediakan jagung dengan kadar air yang sesuai. Sebagai satu-satunya BUMP di Kabupaten Grobogan siap memenuhi kuota pengadaan jagung sesuai permintaan,” ujarnya.

Slamet menegaskan penyediaan jagung sebanyak 30 ribu ton tersebut pihaknya mampu mengadakan dalam kurun waktu 1 bulan ini. Ini didukung oleh kondisi lapangan yang hamparan panen jagungnya cukup luas di 10 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan produktivitas cukup tinggi.

“Kami petani Grobogan sanggup kirim 1.700 ton perminggu. Di sini ada 10 Gapoktan siap memasok lebih dari 5 ribu ton perminggu selama 6 minggu ke depan. Kami pastikan bisa memasok lebih dari 30 ribu ton,” tegasnya.

Perlu diketahui, selain hasil panen petani, stok jagung Grobogan terdapat di 3 pabrik pakan sebanyak 32.265 ton.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...