Pasar Turikale Akan Direhab, Wabup Maros Suhartina Bohari Minta Para Pedagang Mau Direlokasi

Nhico
Nhico

Rabu, 13 April 2022 21:39

Wabup Maros Suhartina Bohari saat mengunjungi pedagang.(F-INT)
Wabup Maros Suhartina Bohari saat mengunjungi pedagang.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari mengunjungi pedagang pasar Turikale Maros yang masih kekeh berjualan di eks pasar Sentral Maros tersebut, Selasa (12/4/2022).

Kunjungannya tersebut, sekaitan dengan memantau sejumlah pedagang yang hingga saat ini belum pindah ke pasar Tradisional Modern Butta Salewangang.

Padahal, berdasarkan rencana, para pedagang tersebut sudah harus mengosongkan pasar Turikale sejak beberapa waktu lalu. Mengingat pemerintah daerah akan rehab pasar Turikale tersebut.

Suhartina Bohari mengatakan, pihak pemerintah memberikan kesempatan kepada untuk segera mengosongkan pasar Turikale sampai hari Minggu malam pekan depan (17/4/2022).

“Ini proses pemindahannya memang tidak mudah. Sudah beberapa kali kami melakukan dialog dengan pedagang untuk mereka pindah ke lokasi yang lain. Karena memang pasar ini akan direhab. Makanya mereka harus dipindahkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Hanya saja kata Suhartina, pedagang setempat belum juga mengangkat barang-barangnya.

“Sebenarnya, kami telah mengimbau pedagang untuk pindah pada tanggal 1 April, namun mereka meminta perpanjangan waktu hingga tangal 8 april. Alasannya kareba sebagian tempat mereka belum memiliki jendela dan pintu,” jelasnya.

Namun setelah ditinjau, hingga hari ini masih banyak pedagang yang belum direlokasi. Dia mengatakan, kendala yang terjadi di lapangan adalah kurangnya komunikasi yang dilakukan oleh pedagang ke pemerintah.

“Mereka terlalu banyak berdiskusi dengan pihak dari luar. Sehingga terlalu banyak pertimbangan. Padahal kami sudah mengikuti apa yang pedagang minta saat melakukan dialog dulu,” katanya.

Makanya dengan tegas Ketua DPD II Partai Golkar Maros itu memberikan peringatan terakhir untuk segara direlokasi. “Makanya saya buat ultimatum hari minggu sudah harus dipindahkan, sehingga hari senin proses perdagangan sudah dilakukan di Pasar Tramo,” bebernya.

Bahkan Mantan anggota DPRD Maros itu pun telah memperingati tim gabungan yang akan mengawasi para pedagang dalam relokasi.

“Mereka hanya boleh menyentuh barang pedagang, apabila sudah lewat pukul 00.00 Wita pada hari Minggu,” tambahnya.

Pemindahan pasar ini kata dia, dilakukan karena pasar Turikale memang akan direhab dan dibangun kembali menjadi pasar yang lebih baik. Apalagi kondisi pasar Turikale yang ada saat ini memang kurang layak.

“Mereka harus direlokasi karena proses pembangunan di pasar turikale sudah harus berjalan. Jangan sampai saat pembangunan dan pedagang tidak dipindahkan, dan terjadi kecelakaan akibat pembangunan. Nanti kami lagi yang disalahkan, karena tidak perhatian dengan pedagang. Padahal kami sudah melakukan yang terbaik,” tegasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro15 Oktober 2026 22:24
Wali Kota Munafri Sabet Grand Baznas Award 2026, Target Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendap...
Politik15 Oktober 2026 21:21
PSI Sulsel Panaskan Mesin Partai di Toraja Utara, Syamsir: Kemenangan Harus Diperjuangkan
Pedomanrakyat.com, Toraja Utara – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi internal dengan menyambangi kader...
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...
Olahraga15 Oktober 2026 20:04
Tembus 605 Peserta, Kosong Tujuh Fun Run 2026 Siap Guncang Serui
Pedomanrakyat.com, Serui – Antusiasme masyarakat menyambut Kosong Tujuh Fun Run 2026 di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, terbilang tinggi. Hingga p...