Patuhi PPKM, Kementan Tunda Keberangkatan Petani Magang ke Jepang

Nhico
Nhico

Selasa, 03 Agustus 2021 17:53

Patuhi PPKM, Kementan Tunda Keberangkatan Petani Magang ke Jepang

Pedoman Rakyat, Jakarta – Kementan menunda keberangkatan 30 petani milenial asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mengikuti magang ke Jepang. Penundaan tersebut untuk mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Regulasi serupa berlaku di Jepang, untuk mengantisipasi pandemi Covid-19.

Kegiatan petani milenial magang Jepang merupakan program Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan. Program ini ditujukan untuk generasi muda untuk belajar tata kelola pertanian di Jepang yang maju, mandiri dan modern.

Sponsored by ADVERTNATIVE

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan Indonesia membutuhkan petani milenial yang siap bersaing global, maka kemampuan tenaga tani harus disiapkan. Salah satunya melalui program magang,

“Harapannya, ilmu dari magang dapat diterapkan setelah kembali ke Indonesia. Keberhasilan pertanian bukan hanya karena alat mesin pertanian atau teknologi, juga ditentukan oleh SDM-nya, maka calon peserta magang harus memanfaatkan peluang sebaik-baiknya untuk diterapkan di tanah air,” kata Mentan Syahrul.

Penegasan serupa dikemukakan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi bahwa petani milenial harus disiapkan untuk terjun ke bisnis pertanian. “Baik level dalam negeri maupun di internasional. Salah satu caranya dengan magang ke Jepang.”

Pria yang akrab disapa Prof Dedi mengungkapkan bahwa pelatihan magang bagi pemuda tani ini adalah peluang bagus untuk meningkatkan kompetensi pemuda tani di Indonesia. “Peserta akan dilatih mengenai teknis dan manajemen pertanian, Bahasa Jepang serta akan ditingkatkan fisik mental dan disiplinnya.”

Setelah pelatihan, peserta mengikuti tes bahasa melalui Japan Language Proficiency Test (JLPT) N4 atau Japan Foundation Test (JFT)-Basic A2 juga Tes Skill pertanian melalui Agriculture Skill Assesment Test (ASAT). Kedua sertifikat, bagian dari persyaratan mengajukan visa “Pekerja Berketerampilan Khusus”/Specified Skilled Worker (SSW) atau Visa Tokutei Ginou.

Keputusan penundaan keberangkatan petani milenial magang ke Jepang dikemukakan Sekretaris BPPSDMP Kementan, Siti Munifah bahwa Indonesia memberlakukan PPKM Darurat, membatasi pergerakan orang di semua kondisi baik perkantoran, perdagangan, transportasi dan lainnya yang harus dipatuhi seluruh warga negara.

“Di Jepang, diberlakukan pembatasan masuknya warga negara asing termasuk dari Indonesia, karena tingginya lonjakan kasus penularan Covid-19,” katanya mengacu https://www.mofa.go.jp/ca/fna/page4e_001053.html.

Secara teknis, Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Lely Nuryanti menambahkan 30 peserta telah mendapatkan pembekalan dari Kementan di BBPP Kupang sudah didaftarkan tes Japan Foundation Test (JFT). Tapi semua dicancel oleh penyelenggara tes JFT, karena berlakunya PPKM Darurat. Mengacu info di laman http://ac.prometric-jp.com/testlist/jfe/jftbasic_indonesia.html.

Leli Nuryati menambahkan BBPP Kupang memberi alternatif untuk didaftarkan pada tes berikutnya. Hanya saja jadwal tes JFT berikutnya belum dapat dipastikan karena kondisi Covid-19 saat ini. “Tes JFT merupakan kewenangan penyelenggara tes, bukan balai, sehingga balai juga tidak dapat memberi kepastian tes.”

Dia menambahkan, BPPSDMP Kementan pada 2021 juga mendapat informasi tentang pelatihan di Korea, sehingga dilakukan inisiasi yang dijadwalkan berlangsung 90 hari. Informasi tersebut telah disampaikan pada 30 peserta calon magang Jepang, 28 peserta yang bersedia lalu mendaftar atas inisiatif sendiri. Dari 28 calon peserta, telah terpilih 12 peserta yang akan bertolak ke Jakarta, untuk pembekalan khususnya kemampuan bahasa.

“Kita semua berharap pandemi Covid-19 segera usai, hingga kita bisa memberangkatkan petani milenial untuk magang di Jepang maupun negara lainnya,” kata Lely.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 November 2021 18:52
Kapal Mancing Ditumpangi Legislator Sulsel Kehabisan BBM di Tengah Laut, Pencarian Masih Dilakukan
Pedoman Rakyat, Makassar- Basarnas Sulsel menggerakkan KN Sar Kamajaya 104 untuk melakukan pencarian terhadap sebuah kapal pancing New Bira Fishing ya...
Nasional28 November 2021 18:08
Mentan Syahrul Bangun Kawasan Jagung Seluas 1.200 Ha di Kabupaten Gowa Sulsel
Pedoan Rakyat, Makassar – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan membangun kawasan budiday...
Metro28 November 2021 17:44
Makin Tak Terkendali, Dalam Satu Malam 2 Asrama Mahasiswa di Makassar Dibakar, Tangan Satu Penghuni Putus
Pedoman Rakyat, Makassar- Asrama Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu (IPMIL) dan Asrama Kepmi Bone yang berada di Jalan Sungai Limboto, Kota Makassar, diser...
Politik28 November 2021 16:48
Temukan Rumah Warga tak Layak Huni hingga Atapnya Bocor, NasDem Lutra Langsung Datang-Beri Bantuan
Putri Dakka menyebut gerakan yang ia lakukan, tak lain sebagai wujud upaya bisa bermanfaat kepada orang lain. Utamanya bagi masyarakat yang tidak mamp...