Pembebasan Pilot Susi Air, Muhammadiyah Dukung Pendekatan Gereja ketimbang Militer

Nhico
Nhico

Kamis, 29 Februari 2024 09:16

Pilot Susi Air yang di sandera.(F-INT)
Pilot Susi Air yang di sandera.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti setuju dengan usulan tokoh Nduga agar pembebasan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, dilakukan dengan menempuh pendekatan gereja.

Tokoh Nduga berjumlah tiga orang itu menemui Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, hari ini. Menurut Mu’ti, mayoritas masyarakat Papua beragama Kristen dan Katolik.

“Saya kira kami setuju itu dan semua pendekatan yang peaceful, pendekatan yang damai,” kata Mu’ti saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, usai menerima kunjungan Hadi Tjahjanto, Rabu (28/2/2024) malam.

Mu’ti menilai, pendekatan gereja lebih cocok di Papua ketimbang pendekatan militer.

Ia yakin pendekatan gereja lebih bisa diterima oleh masyarakat Papua.

“Tidak mengedepankan pendekatan militer, saya kira lebih bisa diterima oleh masyarakat Papua,” sebut Mu’ti.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro13 Januari 2026 22:23
Komisi D DPRD Sulsel Dorong Perda Khusus Penyelamatan Danau Tempe
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong pembentukan peraturan daerah (Perda) khusus penyelamatan Danau Tempe agar...
Metro13 Januari 2026 21:09
Jufri Rahman Hadiri Dzikir Bersama Peringatan 65 Tahun Bank Sulselbar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisaris Utama PT Bank Sulselbar yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri ...
Daerah13 Januari 2026 20:16
Wabup Sudirman: RSUD Lasinrang Harus Berbenah Total Tingkatkan Layanan
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Mengawali tahun 2026, Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh ...
Daerah13 Januari 2026 19:19
HUT ke-65 Bank Sulselbar, Kolaborasi Perkuat Ekonomi dan Layanan Keuangan Sidrap
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Bank Sulselbar menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah daera...