Pemerintah Kembali Berikan Subsidi Listrik

Nhico
Nhico

Kamis, 01 Juli 2021 20:32

Pemerintah Kembali Berikan Subsidi Listrik

Pedoman Rakyat, Jakarta- Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah kembali memberikan subsidi listrik.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan pemerintah juga sudah menyiapkan bantuan sosial (bansos) lain untuk masyarakat. Hal ini berlaku selama PPKM darurat berjalan.

“Bansos, itu Menteri Keuangan (Sri Mulyani) dengan Menteri Sosial (Tri Rismaharini) sudah atur, termasuk listrik,” kata Luhut dalam konferensi pers secara daring, Kamis (1/07/2021).

Luhut juga menelepon Menteri ESDM Arifin Tasrif secara langsung terkait subsidi listrik. Namun, ia tak menjelaskan rinci bentuk bansos yang akan diberikan seperti apa. “Termasuk listrik sudah telepon dengan Menteri ESDM akan diatur itu, tidak masalah,” jelas Luhut.

Pemerintah sendiri mengalokasikan dana sebesar Rp148,27 triliun untuk perlindungan sosial dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021. Pada 18 Juni 2021, realisasi baru sebesar Rp64,91 triliun atau 43,8 persen.

Dana itu digelontorkan untuk program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bantuan sosial tunai (BST), bantuan langsung tunai (BLT) dana desa, kartu pra kerja, dan bantuan kuota internet.

Sebelumnya, stimulus diskon listrik akan disetop mulai Juli. Insentif listrik yang diberikan selama ini adalah diskon 50 persen kepada pelanggan golongan rumah tangga, industri, dan bisnis kecil berdaya 450 VA.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan kebijakan ini juga dicabut untuk pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA yang sebelumnya menerima diskon 25 persen.

Rida menyebut keputusan ini sejalan dengan ketentuan pemberian stimulus diskon listrik yang hanya diperpanjang dari April menjadi Juni 2021 saja.

Stimulus in diberikan sejak awal pandemi untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19, pemerintah memberikan gratis listrik kepada pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri berdaya 450 VA sejak tahun lalu.

Namun, memasuki tahun ini, subsidinya dipangkas, yaitu diskon menjadi 50 persen saja dari total tagihan. Sementara pelanggan berdaya 900 VA semula mendapat diskon 50 persen pada 2020. Lalu, diskon berkurang jadi 25 persen sejak awal tahun ini.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 April 2026 11:48
Bursa Sajadah Hadir di Makassar, Mudahkan Warga Siapkan Kebutuhan Ibadah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar. Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, d...
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...