Pemilu-Pilkada 2024, Pemprov Sulsel Tunggu Juknis Pelaksanaan

Nhico
Nhico

Jumat, 28 Januari 2022 17:36

Ilustrasi Pemilu. (F-Int)
Ilustrasi Pemilu. (F-Int)

Pedoman Rakyat, Makassar – Pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah beserta wakilnya telah ditetapkan pada 2024, yaitu 14 Februari dan 27 November.

Di Provinsi Sulsel sendiri, nantinya yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah, hampir di semua Kabupaten dan Kota.

Namun, di tahun 2022 ini hanya ada satu yaitu Kabupaten Takalar yang habis masa jabatannya.

Sedangkan di tahun 2023 ada beberapa yang habis juga masa jabatannya dimana mereka ini mengikuti Pilkada 2018 , yaitu Palopo, Parepare, Sinjai, Sidrap, Bulukumba, Enrekang, Wajo, Pinrang, Luwu, Jeneponto, Bone dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Sedangkan mereka yang dilantik pada 2021 akan menyesuaikan dengan pelaksanaan Pilkada nantinya, ada sebelas daerah yaitu Kabupaten Gowa, Maros, Pangkajene Kepulauan Pangkep, Barru, Soppeng, Tana Toraja, Luwu Utara, Luwu Timur, Bulukumba, Kepulauan Selayar, dan Kota Makassar.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Sulsel Amson Padolo menjelaskan saat ini Pemprov masih menunggu seperti apa teknis pelaksnaan,termasuk juga untuk mengisi kepala daerah yang nantinya akan kosong, karena masa jabatan yang habis ataupun ada yang cuti nantinya.

“Tentunya, kami akan mengacu pada aturan yang dikeluarkan oleh Kemendagri, karena pembahasan baik itu untuk Plt, Pj dan Pjs masih akan dibahas oleh Kemendagri dengan instansi terkait,” jelas Amson.

Ia menambahkan, untuk pola penunjukannya juga belum dapat dijelaskan, seperti apa pola penunjukkannya karena kebijakan secara normatifnya belum diterima dari Pemerintah pusat.

“Kalau mengacu yang dulu,penjabat yang ditunjuk berasal dari Pemprov pejabat tinggi pratama dan ini yang akan mengacu pada peraturan sebelumnya, yaitu Bupati Takalar, karena masa jabatannya berakhir di bulan Desember,” ujar Amson

Sedangkan yang di 2023, Amson menyebutkan menunggu petunjuk teknis oleh Kemendagri,”Kami menunggu polanya karena kalau provinsi semua akan serentak, yang di 2023 nanti itu mereka kepala daerah yang dilantik pada 2018 lalu,”

Menurutnya, Kemendagri juga masih mencari pola yang akan digunakan karena ini akan mengacu secara nasional, karena banyak kepala daerah yang habis masa jabatannya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...