Pemkot Makassar Terima 5.000 Botol Minyak Kayu Putih dari Satgas Unhas

Editor
Editor

Senin, 20 Juli 2020 10:37

Pemkot Makassar Terima 5.000 Botol Minyak Kayu Putih dari Satgas Unhas

Pedoman Rakyat, Makassar – Satuan Tugas COVID-19 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menyerahkan 5.000 botol minyak kayu putih kepada Pemerintah Kota Makassar untuk digunakan sebagai antibakterial dalam menangani pandemi saat ini.

Ketua Satgas COVID-19 Unhas Makassar Prof Dr dr Idrus Paturusi didampingi Humas IDI Makassar dr Wachyudi Muchsin di Makassar, Senin, mengatakan, pemberian minyak kayu putih ini sebagai bagian dari penanganan virus corona, juga sebagai obat herbal dalam menjaga kesehatan para tenaga medis dan lainnya.

“Minyak kayu putih itu memiliki kandungan 1,8 sineol. Dasar ilmiahnya ada, karena dia sebagai anti inflamasi, antinyeri, antibakteri, mengencerkan dahak dan bisa mengeluarkan dahak, dan masih banyak lagi manfaatnya,” ujarnya.

Prof Idrus Paturusi yang juga guru besar Fakultas Kedokteran ini mengatakan, saat ini peneliti dari Unhas, Universitas Indononesia (UI), dan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) terus melakukan penelitian terhadap tanaman herbal tersebut.

Bahkan dirinya juga mengakui jika salah satu obat herbal ini ia gunakan saat dirinya menjalani perawatan selama masa isolasi di rumah sakit karena hasil uji usap dinyatakan positif pada awal-awal pandemi.

Mantan Rektor Unhas Makassar ini menyatakan jika penelitian berkelanjutan masih dilakukan terhadap tumbuhan eucalyptus yang banyak tumbuh di Indonesia tersebut.

“Yang pasti obat atau vaksin dari COVID-19 ini belum ada, tetapi kandungan dari minyak kayu putih yang berbahan tumbuhan eucalyptus ini punya dasar ilmiah dalam mengencerkan dahak dan mengeluarkannya serta menghambat penyebaran bakteri,” katanya.

Prof Idrus juga menerangkan jika bukan hanya minyak kayu putih atau tanaman eucalyptus yang sedang diteliti saat ini karena ada beberapa herbal lainnya juga dalam penelitian lebih lanjut.

Hal ini juga, kata dia, sebagai upaya penyembuhan alternatif karena belum adanya vaksin. Sedangkan minyak kayu putih sudah digunakan turun temurun oleh masyarakat.

“Paling tidak, bisa membantu. Siapa tahu penelitian kita itu signifikan memberikan efek penyembuhan dan kemudian bisa kita buktikan tumbuhan eucalyptus ini membunuh virus tentu luar biasa. Karena murah, tradisional, dan tentu bisa menyelesaikan masalah covid ini,” ucapnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin yang menerima bantuan 5.000 botol minyak kayu putih dari Satgas COVID-19 Universitas Hasanuddin itu memberikan apresiasi yang tinggi atas partisipasinya dalam penanganan wabah pandemi.

Menurutnya, bantuan tersebut akan diserahkan kepada orang yang masuk karantina program wisata COVID-19 di hotel-hotel.

“Minyak kayu putih ini bagus. Dari dulu kita pakai. Apapun yang bisa menjaga kondisi kita menjadi prima sebaiknya kita gunakan, ” kata Guru Besar Teknik Sipil Unhas ini. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2024 15:27
Komisi E DPRD Sulsel Temukan Kelebihan Bayar Rp500 Juta di Biro Kesra, Minta Penyedia Segera Kembalikan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan membidangi kesejahteraan masyarakat melakukan rapat kerja, di gedung DPRDSulsel, la...
Politik25 Juni 2024 00:44
Ramai-ramai Eks Pemain PSM Makassar- Pemerhati Bola Deklarasi Dukung Rusdin Abdullah di Pilwalkot
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bakal calon wali Kota Makassar Rusdin Abdullah (Rudal) menerima kunjungaj silaturahmi eks pemain PSM Makassar di P...
Metro24 Juni 2024 23:58
Tingkatkan Layanan Tanggap Bencana, Sekretariat Kalla Rescue Resmi Beroperasi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dalam menunjang berbagai pelaksanaan misi tanggap bencana, Kalla Rescue meresmikan sekretariat yang berlokasi di N...
Metro24 Juni 2024 15:57
KPU Makassar Lantik 3.735 Pantarlih untuk Pilawalkot 2024
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Kota Makassar melaksanakan pelantikan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih atau (Pantarli...