Peneliti: Bumi Mungkin Dipenuhi Data Digital pada 2245

Editor
Editor

Jumat, 04 September 2020 02:44

Peneliti: Bumi Mungkin Dipenuhi Data Digital pada 2245

Pedoman Rakyat – Hasil studi baru memperlihatkan pertumbuhan data dari waktu ke waktu dan konsekuensi yang berpotensi menyebabkan bencana.

Seperti diketahui, saat ini manusia hidup di zaman yang kaya informasi, penggunaan media sosial tinggi, jadi hampir setiap manusia menghasilkan konten terkomputerisasi dalam jumlah yang mencengangkan setiap harinya.

Dikutip dari Okezone, dari saduran Space mele, Kamis (3/9/2020), IBM dan perusahaan riset teknologi lainnya telah memperkirakan bahwa 90 persen dari data digital dunia saat ini diproduksi dalam dekade terakhir saja.

Fisikawan Melvin Vopson dari Universitas Portsmouth di Inggris memulai analisisnya dimulai dengan fakta bahwa Bumi saat ini mengandung sekitar 10^21, atau 100 miliar miliar, bit informasi komputer.

Vopson kemudian menghitung berapa banyak lagi data yang mungkin ada di masa depan. Dengan asumsi tingkat pertumbuhan tahunan 20 persen dalam konten digital, Vopson menunjukkan bahwa 350 tahun dari sekarang, jumlah bit data di Bumi akan lebih banyak daripada semua atom di dalamnya, yang jumlahnya sekitar 10^50 atau 100 triliun triliun triliun triliun triliun.

Hal ini membuat Vospon bertanya mengenai di mana manusia akan menyimpan informasi tersebut. Ia menyebut ini merupakan krisis yang tidak terlihat, karena benar-benar masalah yang tidak terlihat.

Sebelumnya dalam studi pada 2019 yang diterbitkan dalam jurnal AIP Advances, Vopson mengemukakan bahwa mungkin ada hubungan antara informasi dan massa. Dugaan tersebut bergantung pada persamaan terkenal E=mc^2 yang diturunkan Albert Einstein pada awal abad ke-20.

Dari situ Vospon dapat menghitung massa potensial dari sebuah bit informasi, sekira 10 juta kali lebih kecil dari sebuah elektron. Ini berarti bahwa massa informasi yang dihasilkan setiap tahun tidak signifikan, kira-kira sama dengan berat satu bakteri E.coli.

Tetapi dengan asumsi pertumbuhan 20 persen yang sama per tahun, setengah dari massa bumi dapat diubah menjadi data digital dalam waktu kurang dari 500 tahun. Lalu dengan asumsi tingkat pertumbuhan 50 persen, maka pada 2245 akan membuat separuh planet menjadi informasi.

Vospon berpikir salah satu cara untuk mengatasi masalah penyimpanan data dalam jumlah besar itu mungkin dengan mengembangkan teknologi yang akan menyimpan informasi di media non-material seperti hologram. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah30 Mei 2024 16:21
Partai NasDem Resmi Usung Nicodemus Biringkanae dan Darma Lelepadang di Pilkada Tana Toraja
Pedomanralyat.com, Makassar – Teka teki usungan Partai NasDem pada Pilkada Kabupaten Tana Toraja tahun ini terjawab sudah. Partai yang dipimpin ...
Metro30 Mei 2024 16:16
Tekan Inflasi Daerah, TPID Makassar Bersama BI dan Bulog Gelar Program MDC di Lima Pasar Rakyat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Tim TPID Kota Makassar bekerjasama dengan Bank Indonesia dan Bulog melaksanakan kegiatan dalam rangka Pengendalian...
Metro30 Mei 2024 09:24
UPT Perbengkelan Dinas PU Makassar Lakukan Pemeliharaan Ban Mobil Sampah Tiap Kecamatan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makasssar melalui Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Perbengkelan melakukan pemeliharaan ...
International30 Mei 2024 01:50
Makin Dikecam Makin Menggila, Tank Israel Terus Menuju Jantung Kota Rafah-Perang Bisa Berlanjut Sepanjang Tahun
Pedomanrakyat.com, Palestina – Israel mengirim tank untuk menyerang Rafah pada Rabu (29/5/2024) dan mengatakan perangnya terhadap Hamas di Gaza ...