Pengamat Nilai Panen Raya Tahun Ini Berjalan Memuaskan

Nhico
Nhico

Selasa, 14 Maret 2023 20:19

Pengamat Nilai Panen Raya Tahun Ini Berjalan Memuaskan

Pedomanrakyat.com, Padang – Pengamat Pangan dari Universitas Andalas Padang, Muhammad Makky, menilai panen raya tahun ini cukup memuaskan mengingat banyak daerah sentra di Indonesia mengalami peningkatan produktivitas. Salah satunya sentra padi yang dikunjungi Presiden Jokowi di Kabupaten Ngawi.

Presiden mengatakan, rata-rata produksi petani di sana mencapai 10 ton gabah Kering panen per hektare. Hasil sebanyak itu, menurut dia sangat bagus karena ada sebagian daerah lainya hanya mampu menghasilkan 6 hingga 7 ton per hektare.

“Saya melihat Presiden sangat puas dengan jalanya panen raya tahun ini, di mana rata-rata produksi petani meningkat tinggi. Ini adalah bukti bahwa stok kita sangat cukup dan tidak perlu impor,” ujar Makky, Senin, 13 Maret 2023.

Menurut Makky, produktivitas menjadi kunci sekaligus solusi pasti dalam memperkuat posisi Indonesia menghadapi tantangan dunia.

Namun disisi lain, dia mengatakan keberhasilan panen tahun ini tak lepas dari upaya pemerintah dalam memberikan bantuan berupa benih unggul, alsintan dan kemudahan layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai akses permodalan usaha tani.

“Kementan juga secara konsisten terus mendampingi petani selama berproduksi. Nah sekarang tinggal kita dorong peranan bulog untuk melakukan penyerapan dengan harga wajar serta menguntungkan para petani kita,” katanya.

Sebelumnya Presiden menghimbau agar Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjaga keseimbangan harga gabah disaat petani serentak menggelar panen raya nusantara. Langkah ini penting dilakukan agar Badan Urusan Logistik (Bulog) mampu menyerap gabah kering panen (GKP) secara jelas dan wajar.

“Yang paling penting jangan sampai jatuh di bawah biaya cost produksi yang telah dikeluarkan oleh para petani. Panen raya kalau tidak dijaga harganya jatuh baik gabahnya maupun berasnya. Jadi harga gabah harus segera ditentukan jangan sampai harganya jatuh. Nanti akan diumumkan oleh badan pangan (Bapanas) sehingga pembelian Bulog menjadi jelas,” katanya.

Sebagaimana diketahui, produksi padi nasional tahun 2022 mencapai 54,75 juta ton GKG atau mengalami kenaikan sebanyak 333,68 ribu ton atau 0,61 persen apabila dibandingkan produksi 2021 yang hanya 54,42 juta ton GKG. Sedangkan luas panen pada 2022 mencapai 10,45 juta hektar, mengalami kenaikan sebanyak 40,87 ribu hektar atau naik 0,39 persen apabila dibandingkan dengan luas panen 2021 sebesar 10,41 juta hektar.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...
Olahraga15 Oktober 2026 20:04
Tembus 605 Peserta, Kosong Tujuh Fun Run 2026 Siap Guncang Serui
Pedomanrakyat.com, Serui – Antusiasme masyarakat menyambut Kosong Tujuh Fun Run 2026 di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, terbilang tinggi. Hingga p...
Metro15 Oktober 2026 19:27
Empat Kali Disurvey: Kanal Sinrijala Tak Kunjung Dikerja, Mahmud Siap Fasilitasi ke BBWS Pompengan Jeneberang
Pedomanrakyat.com, Makassar – Persoalan data desil yang menghambat akses anak terhadap bantuan pendidikan hingga tanggul Kanal Sinrijala yang tak ku...
Metro15 Oktober 2026 18:25
Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel akan mengg...