Penyelenggara Pemilu Jangan Timbulkan Ketidakpastian

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 13 Januari 2023 17:36

Penyelenggara Pemilu Jangan Timbulkan Ketidakpastian

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Saan Mustopa mengingatkan agar penyelenggara pemilu jangan menimbulkan ketidakpastian.

Sebaliknya kata Saan, penyelenggara pemilu harus fokus menyelenggarakan tahapan demi tahapan Pemilu 2024 secara profesional.

Hal tersebut disampaikan, Saan Mustopa saat Rapat Kerja Komisi II DPR dengan Mendagri Tito Karnavian dan penyelenggara pemilu yakni KPU, Bawaslu dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu), Jakarta, Rabu (11/1/2023).

Menurut Saan, garda terdepan pemilu adalah penyelenggara pemilu. Sedangkan pemerintah dan DPR memberikan support.

“Jadi jangan justru penyelenggara menimbulkan ketidakpastian, polemik. Seharusnya penyelenggara fokus menyelenggarakan secara profesional tahapan- tahapan Pemilu 2024,” kata Saan.

Legislator NasDem itu menyinggung hal tersebut terkait wacana sistem pemilu proporsional terbuka atau tertutup yang muncul dari penyelenggara pemilu.

Menurut Saan, meskipun itu sedang diuji, yang namanya uji materi terhadap sebuah UU adalah hal biasa.

“Saya ingat misalnya uji materi terhadap Presidential Threshold yang 20 persen, ingin nol dan sebagainya. Belum pernah menimbulkan reaksi sebesar ini,” papa Saan.

“Berapa kali itu ambang batas pencalonan presiden diuji di MK dan pengujinya bukan orang-orang tanggung. Itu orang-orang hebat juga. Tapi kan tidak menimbulkan polemik yang luar biasa,” tambahnya.

Legislator NasDem DPR RI ini menegaskan, mengapa ketika ada uji materi terkait sistem pemilu sekarang ini reaksinya luar biasa, karena yang memunculkannya adalah Ketua KPU, penyelenggara pemilu.

Olehnya itu, Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR itu mengingatkan betapa pentingnya agar semua bisa menyadari, pemilu itu kompleks, bebannya berat, apalagi berbarengan dengan pilkada serentak.

Ketika menyadari kompleksitas, kerumitan, beban berat, ditambah dengan spekulasi uji materi sistem pemilu proposional tertutup atau terbuka, terus bagaimana?.

“Partai jadi tidak ada kepastian. Baru mau susun caleg, nanti tertutup, bubar, gak ada yang mau jadi caleg. Partai butuh kepastian, kita semua butuh kepastian. Karena salah satu dari pemilu itu bisa berjalan, jika bisa memberikan kepastian kepada seluruh, khususnya peserta pemilu. Kepastian menjadi penting,” pungkas Saan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 September 2026 22:30
Fatmawati Rusdi Pacu Toraja Utara Jadi Sentra Kopi Lewat Pelatihan Barista PLUT KUMKM
Pedomanrakyat.com, Rantepao – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mendorong pengembangan kopi Toraja dari hulu hingga hilir melalui ...
Metro26 September 2026 22:15
Yamaha Grand Filano Jadi Kanvas Seni, 50 Karya Kreator Muda Dipamerkan di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ajang kreatif bertajuk Grand Filano Hybrid Classy Art Challenge resmi digelar di Trans Studio Mall (TSM) Makassar ...
Metro26 September 2026 21:32
Di Puskesmas Bua Tallulolo, Wagub Sulsel Tekankan Akurasi Data untuk Cegah Stunting di Toraja Utara
Pedomanrakyat.com, Rantepao – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mendorong penguatan akurasi data dan kolaborasi lintas sektor dala...
Nasional26 September 2026 21:10
Kementerian Kehutanan Juara I Open Tournament Piala Panglima TNI 2026
Pedomanrakyat.com, Serpong – Kementerian Kehutanan mendapat Juara I Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka Peringatan HUT ke – 81 TNI...