Pedomanrakyat.com, Makassar – BKKBN Sulawesi Selatan melaksanakan Penguatan Program Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja melalui Internalisasi Pengasuhan Balita.
Kegiatan ini dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting kepada Masyarakat bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI di Arbor Biz Hotel, Makassar, Kamis (27/4/2023)
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulsel Andi Ritamariani, dan Kepala Dinas PP dan KB Kota Makassar Chaidir.
Baca Juga :
Aliyah Mustika Ilham mengatakan, 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa yang paling penting untuk perkembangan anak, termasuk Perkembangan otak, Perkembangan tubuh, Metabolisme tubuh dan Sistem kekebalan tubuh.
“Kekurangan asupan gizi pada ibu dalam kondisi kehamilan akan menjadi faktor pemicu bayi lahir stunting, sehingga penting sekali bagi ibu hamil untuk mengaja pola makan dan kondisinya saat masa kehamilan,”ungkap Aliyah.
Sementara itu, Kepala BKKBN Sulsel Andi Rita mengatakan, stunting bisa dicegah melalui 1000 HPK yang optimal dengan memastikan kesehatan yang baik pemenuhan asupan gizi dan pencegahan penyakit.
“Dalam penanggulangan stunting terdapat 3 komponen utama yaitu Pola Asuh, Pola Makan dan Air bersih / Sanitasi,” jelas Andi Rita
Andi Rita berharap agar ibu hamil memperhatikan kecukupan gizi bayi dengan memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan tanpa tambahan apapun, dan menggunakan kontrasespsi pasca persalinan dalam kurun waktu 41 hari setelah melahirkan.
“Ada beberapa pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan dan tidak mengganggu ASI diantaranya IUD atau Pil Progestin,” tutup Andi Rita.
Komentar