Perempuan Inspiratif Sulsel 2025, Asmaniah Tegaskan Komitmen Lestarikan Tenun Lero

Muh Saddam
Muh Saddam

Minggu, 14 Desember 2025 18:16

Asmaniah, Perempuan Inspiratif Sulawesi Selatan Tahun 2025.
Asmaniah, Perempuan Inspiratif Sulawesi Selatan Tahun 2025.

Pedomanrakyat.com, Pinrang – Dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif Sulawesi Selatan Tahun 2025, Asmaniah menegaskan keyakinannya terhadap eksistensi Tenun Lero sebagai warisan budaya khas Kabupaten Pinrang yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Hal ini diungkapkannya saat ditemui, Minggu (14/12/2025).

Asmaniah menyampaikan bahwa Tenun Lero bukan sekadar produk kain tradisional, melainkan menyimpan nilai filosofi mendalam dari proses akulturasi budaya Mandar yang menetap dan bermukim di wilayah Ujung Lero, Kecamatan Suppa, jauh dari tanah asal mereka.

Perpaduan budaya Bugis dan Mandar yang terwujud dalam motif dan teknik tenun tersebut, menurutnya, menjadi kekayaan budaya yang bernilai tinggi.

“Olehnya itu, akulturasi budaya Bugis dan Mandar yang tertuang dalam Tenun Lero menjadi kewajiban kita bersama untuk dijaga agar tetap lestari dan tidak hilang ditelan zaman,” ungkap Asmaniah.

Dirinya juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi tenunan tradisional di tengah derasnya arus modernisasi fashion.

Perubahan selera dan tren mode masyarakat, ditambah gempuran produk luar, menjadi ancaman nyata jika tidak diimbangi dengan upaya pelestarian dan pengembangan yang berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pinrang, Sri Widiati A. Irwan, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan konsistensi Asmaniah dalam menjaga dan mengangkat Tenun Lero sebagai identitas budaya daerah.

Sri Widiati berharap langkah yang dilakukan Asmaniah dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk ikut terlibat dalam pelestarian wastra daerah, sehingga identitas Pinrang tidak tergerus oleh perkembangan mode global.

Sri Irwan juga mengajak generasi muda untuk bangga terhadap warisan budaya leluhur.

Menurutnya, pengembangan budaya daerah, termasuk melalui fashion dan kriya, bukan hanya menjaga identitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan para pengrajin dan pelaku usaha lokal.

Dengan kolaborasi lintas generasi, Tenun Lero diharapkan tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang sebagai produk unggulan yang mampu memperkuat ekonomi kreatif dan memperkenalkan Kabupaten Pinrang ke tingkat yang lebih luas.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Oktober 2026 14:48
Tiga Damkar Pangkep Gugur, Kemendagri Beri Bantuan untuk Ahli Waris
Pedomanrakyat.com, Pangkep — Duka atas gugurnya tiga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep turut mendapat perhatian dari Kementerian ...
Metro02 Oktober 2026 14:16
Ribuan ASN Rutin Jumat Bersih, Pemkot Parepare Jaga Konsistensi Lingkungan Asri
Pedomanrakyat.com, Parepare — Pemerintah Kota Parepare terus memperkuat komitmennya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Jumat Bersih. Seti...
Metro02 Oktober 2026 13:18
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Pedomanrakyat.com, Makassar– Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menyapa masyarakat Pulau Lumu-lumu, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jum...
Daerah02 Oktober 2026 12:32
Pemkab Lutim Siapkan Audiensi dengan Menkes, Usulkan Penguatan RS dan Puskesmas
Pedomanrakyat.com, Lutim — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiapkan sejumlah usulan penguatan layanan kesehatan untuk disampaikan dalam audiensi ...