Perlu Segera Atasi Kemiskinan dan Iklim Ekstrem demi Masa Depan Anak

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 03 Januari 2023 21:56

Perlu Segera Atasi Kemiskinan dan Iklim Ekstrem demi Masa Depan Anak

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menegaskan, upaya pengentasan kemiskinan dan mitigasi bencana harus terus ditingkatkan.

Hal tersebut ntuk memastikan anak-anak menerima hak-hak dasar mereka yang terancam faktor kemiskinan dan perubahan iklim ekstrem.

Menurut Lestari Moerdijat, berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan satu keluarga tidak semata memberi tambahan secara ekonomi.

“Lebih dari itu juga meningkatkan terpenuhinya hak-hak dasar anak untuk tumbuh kembang dengan baik, sebagai generasi penerus bangsa,” kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/1/2023).

Laporan terkini Save the Children “Generation Hope” 2022 secara global memaparkan bahwa sebanyak 774 juta anak di seluruh dunia diperkirakan hidup dengan dampak ganda, yaitu kemiskinan parah dan darurat iklim.

Di mana, Indonesia menempati peringkat kesembilan tertinggi secara global terkait jumlah anak yang mengalami ancaman ganda tersebut.

Sebanyak 59,8 persen anak merasakan perubahan iklim mempengaruhi lingkungan di sekitar mereka, serta 30,7 persen anak merasakan ketimpangan ekonomi yang mempengaruhi hak-hak dasar.

Situasi tersebut memperlihatkan anak-anak menanggung beban yang tidak proporsional karena tumbuh dalam situasi yang mengancam.

Lestari Moerdijat yang akrab disapa Rerie, menambahkan, ancaman terhadap anak merupakan ancaman terhadap suatu bangsa, karena anak adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa.

Karena itu, ujar Legislator NasDem tersebut, sejumlah faktor yang menghambat tumbuh kembang anak untuk menjadi generasi penerus bangsa harus mampu diatasi, seperti ancaman kemiskinan dan iklim ekstrem.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin Indonesia pada Maret 2022 adalah 26,16 juta jiwa. Sedangkan tingkat kemiskinan Indonesia pada bulan yang sama sebesar 9,54 persen.

Jika dibandingkan dengan catatan serupa yang dirilis BPS pada September 2021, maka jumlah penduduk miskin dan rasio kemiskinan pada Maret 2022 mengalami penurunan.

Jumlah penduduk miskin per September 2021 sebesar 26,5 juta jiwa dengan tingkat kemiskinan 9,71 persen.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu berharap upaya mengakselerasi penurunan angka kemiskinan di Tanah Air harus terus digencarkan agar kita sebagai bangsa tidak kehilangan masa depan.

Selain itu, tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem tersebut, upaya mitigasi bencana sebagai dampak perubahan iklim ekstrem harus terus ditingkatkan dalam rangka membangun kemampuan adaptasi bangsa dalam menyikapi perubahan kondisi alam dan lingkungan sekitarnya.

Legislator NasDem dari Dapil Jawa Tengah II (Demak, Kudus, Jepara) itu mendorong seluruh anak bangsa untuk peduli terhadap masa depan Indonesia secara bersama-sama berpartisipasi dalam proses pembangunan, dengan merawat nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam menjalani aktivitas keseharian di bidangnya masing-masing.

Sumbangsih kesadaran setiap individu dalam menjaga persatuan dan semangat memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik, tegas Rerie, merupakan modal penting untuk membangun bangsa yang tangguh dan berdaya saing dalam rangka menjawab tantangan di masa depan.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...