Plt Gubernur Sulsel Ingatkan Masyarakat untuk Waspada Terhadap Cuaca Ekstrim

Nhico
Nhico

Jumat, 12 November 2021 10:26

Plt Gubernur Sulsel Ingatkan Masyarakat untuk Waspada Terhadap Cuaca Ekstrim

Pedoman Rakyat, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengaku menghadapi bencana alam, tentu diperlukan sinergitas dan solidaritas dalam bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan baik dari SDM, logistik dan peralatan dengan menggunakan prinsip tanggap, tangkas dan tangguh, minimalisir korban, dan penyelamatan manusia serta harta benda.

Hal ini ditegaskan Plt Gubernur Sulsel saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam dan Pengecekan Peralatan SAR Wilayah Sulsel di Lapangan Karebosi, Kamis (11/11/21).

Ia juga mengingatkan keharusan selalu waspada mengingat informasi dari BMKG tentang potensi badai La Nina dengan intensitas moderat dapat terjadi pada bulan November 2021 sampai dengan Februari 2022 sehingga diprediksi akan mengakibatkan terjadinya cuaca ekstrim.

“Curah hujan yang tinggi disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan banjir dan longsor maupun bencana hidrometeorologis lainnya harus bisa diantisipasi,” tuturnya.

Pesan lainnya, untuk menghentikan penebangan yang tidak jelas dan liar. Diharapkan setiap masyarakat cinta untuk menanam dan menghijaukan lingkungan.

Ia sekaligus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polda Sulsel yang menggelar apel konsolidasi antisipasi bencana alam dalam rangka meminimalisir terjadinya korban dan kesiapsiagaan dalam antisipasi bencana alam, yang dapat terjadi kapan dan dimana saja. Demikian apresiasi kepada TNI, BPBD dan SAR.

Plt Gubernur Sulsel pada kesempatan itu, melakukan pengecekan alat yang menjadi ikhtiar usaha sebagai persiapan kesiap-siagaan, melakukan perencanaan dan persiapan yang baik.

“Kita mengelola kondisi lebih baik jika terjadi persoalan kebencanaan, peralatan sudah cek alat-alat dan fungsional. Ini juga sebagai pemeriksaan reguler agar alat tetap berfungsi dan terawat. Kita berharap tidak ada bencana, tetapi paling penting kita selalu siap dalam berbagai kondisi yang dibutuhkan,” sebutnya.

Pada pengecekan ini, salah satu yang menarik perhatian adalah perahu evakuasi yang terbuat dari drum/galon.

“Ini mantap sekali, bisa masuk gang-gang perumahan,”pungkasnya.

Bintara Latihan SAT Brimob Polda Sulsel, Bripka Bakti Nusawan menjelaskan, perahu untuk evakuasi banjir, di mana memiliki kemampuan untuk dioperasikan masuk lingkungan perumahan gang kecil dan rawan dengan besi dan kayu yang tajam. Satu unitnya dibuat dengan biaya Rp 2-3 juta.

“Ini untuk mengevakuasi warga disekitar perumahan, mungkin ada duri atau pagar yang tidak memungkinkan rubber boat masuk. Jadi ini kita gunakan perahu yang terbuat dari drum pelastik dan jerigen,” jelasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik19 Oktober 2026 18:31
“Saya Ikut Abang”, Petrus Kasihiw Tinggalkan NasDem dan Berlabuh ke PSI
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Mantan Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah mele...
Ekonomi19 Oktober 2026 18:22
74 Tahun KALLA, Tumbuh Bersama Masyarakat dan Melangkah ke Masa Depan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Memasuki usia ke-74 tahun, KALLA tidak hanya memperkuat bisnis di berbagai sektor, tetapi juga mendorong kontribus...
Nasional19 Oktober 2026 18:16
Negara Bergerak! 97 Perusahaan Diproses Hukum terkait Karhutla
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah mulai memproses hukum 97 perusahaan yang terkait dengan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ka...
Nasional19 Oktober 2026 18:12
Kabar Duka! Kamaruddin Simanjuntak Tutup Usia, Sosok yang Berani Pasang Badan di Kasus Ferdy Sambo
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia advokat Indonesia. Pengacara Kamaruddin Simanjuntak dikabarkan meninggal dunia pada Se...