Pria 80 Tahun Ini Punya ‘Cangkang Telur’ di Penis

Editor
Editor

Selasa, 14 Januari 2020 16:34

Pria 80 Tahun Ini Punya ‘Cangkang Telur’ di Penis

Pedoman Rakyat – Seorang pria 80 tahun asal India memiliki semacam cangkang telur di sekitar alat kelaminnya. Keanehan itu terjadi akibat infeksi kronis yang diderita.

Kasus tersebut dilaporkan di jurnal BMJ Case Reports pada pekan lalu. Mulanya, si pria mengalami gejala infeksi saluran kemih seperti munculnya darah pada urine.

Hasil pemeriksaan, dokter menemukan pembesaran pada testikel bagian kirinya. Hasil CT Scan membuktikan bahwa si pria memiliki kantung berisi cairan di sekitar testikel yang mulai mengeras dengan endapan kalsium.

Melansir CNN dari Live Science, kantung cairan itu dikenal dengan istilah hydrocele. Kantung cairan diketahui bukan merupakan bagian dari anatomi skrotum pria. Namun, hydrocele dapat muncul saat infeksi parah.

Kemunculan hydrocele umum terjadi pada bayi baru lahir. Kantung cairan ini umumnya akan menghilang dengan sendirinya tanpa perawatan selama satu tahun. Namun, hydrocele juga bisa muncul pada pria dewasa akibat cedera dan peradangan.

Penyebab paling umum dari munculnya kantung cairan tersebut pada orang dewasa adalah lymphatic filariasis. Nama terakhir merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit. Larva dari cacing parasit itu ditularkan pada manusia melalui gigitan nyamuk dan menyerang pembuluh limfatik. 

Cacing umumnya ditemukan di sejumlah wilayah tropis termasuk India dan Indonesia. India sendiri menyumbang 40 persen kasus lymphatic filariasis di dunia.

Secara global, laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2019 mencatat sebanyak 25 juta pria di dunia yang terkena lymphatic filariasis memiliki hydrocele. Dan, 15 juta pria yang terkena lymphatic filariasis memiliki bau tak nyaman pada lengan dan kaki.

Namun, kasus hydrocele yang mengeras, sebagaimana yang terjadi pada pria di India tersebut, dilaporkan sangat jarang terjadi. Komplikasi sejenis pernah dilaporkan pertama kali pada 1935 silam. “Adanya kulit telur dari skrotum ini menunjukkan bahwa ada infeksi kronis di dalam hydrocele,” tulis laporan tersebut.

Infeksi umumnya diatasi dengan pemberian obat antifilariasis. Dalam beberapa kasus, pasien harus menjalani prosedur operasi. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...