Produksi Pangan Nasional Meningkat, Bukti Program Pertanian Pusat dan Daerah Berhasil

Nhico
Nhico

Kamis, 09 Juni 2022 18:32

Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Selama pandemi Covid-19, sektor pertanian telah membuka lapangan kerja dan memperkuat neraca perdagangan Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Jakarta, Rabu 8 Juni 2022.

Menurutnya, sejumlah strategi dan pendekatan yang dilakukan Kementerian Pertanian mampu menjaga ketersediaan kebutuhan 12 bahan pokok dalam kondisi aman dan cukup.

“Tidak ada kekurangan apalagi kelangkaan. Hanya saja, ada empat komoditas yaitu daging, gula, kedelai dan bawang putih yang kebutuhannya belum bisa dipenuhi dari dalam negeri,” ungkapnya.

Salah satu dari 12 bahan pokok, beras, misalnya, selama tiga tahun terakhir produksinya cukup tinggi bahkan dalam kurun tersebut, Indonesia tidak melakukan impor beras.

Diketahui, produksi beras nasional pada tahun 2019 mencapai 31,31 juta ton, meningkat di tahun 2020 menjadi 31,36 juta ton dan di tahun 2021 sebesar 31,33 juta ton.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, keberhasilan tersebut dikarenakan sejumlah langkah yang dilakukan Kementan bersama pemerintah daerah dalam mengakselerasi peningkatan produksi beras nasional dinilai cukup efektif.

“Koordinasi implementasi program antara pemerintah pusat dan daerah juga turut menentukan berhasil atau tidaknya program itu. Sejauh ini pusat dan daerah kompak,” kata Agus.

Produksi beras Provinsi Banten sendiri di tahun 2021 mencapai 913.099 ton, untuk tahun 2020, sebesar 942.671 ton dan 923.712 ton di tahun 2019.

“Provinsi Banten sebagai salah satu sentra produksi beras nasional selalu siap melaksanakan program peningkatan produksi. Contohnya, program irigasi pipanisasi. Program itu menjadi pengungkit sehingga produksi beras di provinsi Banten setiap tahun meningkat dan memberikan investasi jangka panjang dan berkelanjutan bagi petani,” ungkapnya.

Selain itu, pendekatan lainnya yang mendukung upaya peningkatan produksi adalah program peningkatan indeks pertanaman, penggunaan varietas unggul bermutu (VUB), dan penerapan mekanisasi pertanian.

Mengenai mekanisasi pertanian, Ekonom Indef, Bustanul Arifin, saat tampil dalam satu panggung bersama Mentan SYL pada acara FGD Pra Rakernas Partai Nasdem mengatakan bahwa Kementan harus terus melakukan pendampingan kepada para petani di semua desa dan sentra.

“Selain itu, Kementan juga harus bisa meningkatkan skala teknologi dengan menerapkan mekanisasi,” pungkas Bustanul.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah31 Agustus 2026 20:34
Baru Tiba dari Makassar, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Langsung Turun Padamkan Api
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) memada...
Metro31 Agustus 2026 20:14
KPU Sulsel dan Disdik Siapkan Pemilihan Ketua OSIS Serentak di 528 SMA/SMK
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Sel...
Nasional31 Agustus 2026 19:22
Kemenhut Evakuasi Orangutan dalam Kondisi Lemah dari Lokasi Terdampak Kebakaran di Ketapang
Pedomanrakyat.com, Ketapang- Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Re...
Nasional31 Agustus 2026 18:28
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketum PBNU, Idrus Marham: Pasangan Ideal Perkuat Peran Nahdlatul Ulama
Pedomanrakyat.com, Jakarta – KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa ...