Puluhan Pedagang Pasar Cidu Ngadu ke DPRD Makassar, Sampaikan Penolakan Sistem Ganjil Genap

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 28 Juli 2025 18:31

Puluhan pedagang Pasar Cidu mendatangi Kantor DPRD Makassar.
Puluhan pedagang Pasar Cidu mendatangi Kantor DPRD Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Puluhan pedagang Pasar Cidu mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Senin (28/7/2025).

Kahadiran mereka untuk menyampaikan penolakan terhadap rencana penerapan skema ganjil genap yang diusulkan pemerintah kecamatan sebagai solusi mengurai kemacetan di kawasan pasar.

Perwakilan pedagang menyebut kebijakan tersebut sangat merugikan karena membatasi hari mereka berjualan.

Dengan sistem ganjil genap, para pedagang hanya diizinkan berdagang selang-seling, yang menurut mereka berdampak besar terhadap pendapatan harian.

“Kalau kami tidak bisa jualan selama 10 hari dalam sebulan, tentu sangat memukul ekonomi kami. Ini adalah satu-satunya sumber penghasilan,” kata Ishak, salah satu perwakilan pedagang kuliner Pasar Cidu, saat menyampaikan aspirasi di hadapan legislator.

Menurut Ishak, selama lima tahun berdagang di lokasi tersebut, belum pernah ada teguran atau pemberitahuan resmi dari pihak berwenang mengenai pelanggaran aturan.

Ia mempertanyakan mengapa tiba-tiba kebijakan ganjil genap muncul tanpa sosialisasi yang jelas.

Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Makassar dari Fraksi PKS, Hartono, menegaskan bahwa penataan pasar tidak boleh mengorbankan mata pencaharian warga. Ia mengusulkan agar segera digelar rapat dengar pendapat (RDP) yang menghadirkan seluruh pihak terkait.

“Solusi harus dicari bersama, bukan sepihak. Pemerintah kota tentu ingin menata pasar agar tidak semrawut, tapi jangan sampai niat baik itu justru membuat masyarakat kehilangan penghidupan,” ujarnya.

Hartono mengatakan para pedagang telah menunjukkan itikad baik untuk mencari titik temu. Bahkan beberapa pedagang bersedia mundur dari badan jalan jika ada alternatif lokasi atau skema pengaturan waktu yang lebih manusiawi.

Ia menekankan bahwa Pasar Cidu dikenal sebagai pusat kuliner malam yang telah memberikan kontribusi pada ekonomi warga sekitar. Karena itu, kebijakan penertiban harus disertai solusi realistis, bukan larangan semata.

“Ini bukan soal pasar semata, tapi soal keberlangsungan hidup lebih dari 100 pedagang dan keluarganya. Jangan sampai kita menyelesaikan satu masalah tapi menciptakan masalah baru,” tambah Hartono.

Ishak juga menyampaikan bahwa alasan kemacetan yang dijadikan dasar kebijakan, belum cukup kuat. Ia mengatakan kemacetan hanya terjadi di waktu-waktu tertentu dan tidak selalu dipicu oleh aktivitas pedagang.

Ia meminta pemerintah kota dan PD Pasar untuk duduk bersama para pedagang, mendengarkan aspirasi mereka, dan merumuskan kebijakan yang adil dan berimbang.

“Kami siap diatur, tapi jangan dibatasi sampai tidak bisa cari makan. Kalau pemerintah terbuka berdialog, saya yakin solusi bisa ditemukan,” kata Ishak.

DPRD Makassar menyatakan akan segera mengagendakan rapat lanjutan yang mempertemukan pemerintah kecamatan, PD Pasar, serta perwakilan pedagang untuk membahas kelanjutan kebijakan tersebut secara terbuka dan transparan.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Januari 2026 19:48
Hadiri Ground Breaking Paket 5, Muhammad Sadar Minta Proyek Jalan Multiyears Dikerjakan Tepat Waktu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pembangunan infrastruktur jalan lintas daerah di Sulawesi Selatan kembali menunjukkan progres positif. Hal ini ditanda...
Daerah16 Januari 2026 18:36
Hasil Peternak Sidrap Mengalir ke Nusantara Lewat Program MBG
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasiona...
Metro16 Januari 2026 17:30
Gubernur Sulsel Ground Breaking Jalan Paket 5 MYP Rp383 Miliar di Poros Tanabatue-Palattae Bone
Pedomanrakyat.com, Bone – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara resmi melakukan ground breaking pembangunan Jalan Paket 5 mela...
Metro16 Januari 2026 17:14
Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Film Uang Passolo Karya Anak Makassar Diterima Nasional
Pedomanrakyat.com, Makassar — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni dan...