Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita Ma’had Manailil Ulum GUPPI Samata Gowa, Nurdin Halid, resmi melaunching Purhita Islamic School pada Sabtu (10/1/2025).
Peluncuran Puruhita Islamic School ini dirangkaikan dengan peresmian Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Raudhatul Athfal (RA), serta Lapangan Tenis GUPPI sebagai bagian dari penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Nurdin Halid menuturkan bahwa penggunaan nama Puruhita Islamic School tidak menggantikan nama Yayasan GUPPI, melainkan menjadi bagian dari strategi branding sekolah.
Baca Juga :
“Untuk apa kita branding baru?, agar supaya kita memperkenalkan sebuah perguruan yang modern, kalau dulukan dikelolah secara tradisional, sekarang ini sudah modern,” kata NH, akronim nama Nurdin Halid.
Lebih lanjut, NH mengungkapkan rencananya untuk melakukan kunjungan ke Melbourne guna mempelajari pengelolaan perguruan tinggi bertaraf internasional.
“Jadi, mungkin bulan-bulan depan itu saya akan ke sana untuk mempelajari bagaimana kita mengembangkan pesantren ini untuk menjadi sekolah yang bertaraf internasional, Itu tujuannya,” terangnya.
Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar ini juga menekankan bahwa dengan penggunaan nama baru tersebut, terdapat dua hal utama yang harus dibenahi dan ditingkatkan, yakni fasilitas dan kualitas.
Pertama adalah fasilitas pendidikan yang memadai guna menciptakan kenyamanan belajar dan tinggal bagi peserta didik, termasuk keberadaan asrama putra dan asrama putri.
“Dengan fasilitas yang baik tentu akan menciptakan kenyamanan, kondisi yang aman, kondisi yang dinamis, kondisi yang mereka bisa merasa nyaman. Karena juga kita harapkan nanti di sini untuk hafal Al-Quran,” ujar Nurdin Halid.
Kedua, lanjutnya, adalah peningkatan kualitas pendidikan, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
“Nah, maka pendidiknya, pengasuhnya harus profesional, harus berkualitas. Maka sekarang sudah mulai rekrutmen untuk siswa maupun untuk tenaga pengajar, itu betul-betul yang profesional dan berkualitas,” bebernya.
“Karena dengan kualitas yang baik, ditunjang dengan fasilitas yang baik, itu akan merangsang motivasi masyarakat untuk menyekolahkan,” tambah NH.
Ia pun berharap dalam sepuluh tahun ke depan telah berdiri perguruan tinggi bertaraf internasional di kawasan tersebut.
“Pusat Pusat pendidikan internasional mulai dari TK sampai perguruan tinggi. Namanya (perguruan tinggi) Universitas Nusantara Harapan,” tutupnya.
Sementara Itu, Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita Ma’had Manailil Ulum GUPPI, Kadir Halid, menuturkan bahwa, Puruhita hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas dengan nilai-nilai Islam.
“Kita akan memberikan pendidikan yang berkualitas yang tidak hanya fokus pada aspek akademis, tapi juga pada aspek spiritual, moral, dan sosial. Termasuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan,” ujar Kadir.
Lanjut Kadir, termasuk sekolah ini akan memiliki kurikulum yang komprehensif, yaitu gabungan antara kurikulum dunia dan kurikulum nasional.
“Sehingga dapat memberikan pendidikan yang seimbang dan berkualitas Bagi santri atau siswa Serta membantu mereka menjadi individu yang beriman, berilmu, dan berahlak mulia,” bebernya.
Ia menambahkan, Puruhita Islamic School mengelola pendidikan mulai jenjang Raudhatul Athfal atau TK, Sekolah Dasar Islam, Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasa Aliyah (MA), Sekolah Manengah Pertama (SMP) dan Sekolah Manengah Atas (SMA).
“Dua lembaga yaitu dari Departemen Agama dan Departemen Pendidikan. Jadi hari ini bukan sekedar perayaan penjantian nama, Tapi tonggak sejarah baru bagi kita alam melahirkan generasi pemimpin masa depan yang cerdas dan berahlat mulia,” ungkapnya.
Sakadar tahu, Puruhita Islamic School mengusung konsep pendidikan berbasis Knowledge and Leadership Values dengan menyediakan layanan pendidikan terpadu mulai dari jenjang RA, SD, SMP hingga SMA.
Selain itu, lembaga ini juga menghadirkan sistem pendidikan berasrama (boarding school) untuk jenjang MTs dan MA.

Komentar