Relawan Jelang Pilpres 2024, Yanuar Prihatin: Lumrah Dalam Demokrasi

Nhico
Nhico

Jumat, 12 November 2021 11:32

Relawan Jelang Pilpres 2024, Yanuar Prihatin: Lumrah Dalam Demokrasi

Pedoman Rakyat, Jakarta – Menanggapi munculnya sejumlah relawan calon presiden (capres) sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024, Anggota Komisi II DPR RI Yanuar Prihatin menyatakan hal tersebut sebagai sesuatu yang lumrah dalam dinamika demokrasi Indonesia. Tidak selalu harus dimaknai dengan ambisius, ia menjelaskan bahwa kehadiran relawan ini adalah salah satu bentuk inisiasi masyarakat secara sukarela guna menyuarakan hak untuk berpartisipasi dengan berkolaborasi mengusung tokoh politik.

Demikian hal tersebut ia sampaikan di hadapan awak media dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2021). Turut hadir sebagai narasumber, Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira (PDI-Perjuangan). Mengusung tema ‘Fenomena Kemunculan Relawan Capres Sejak Dini: Siapa Punya Ambisi’, dirinya tidak ingin menerjemahkan fenomena itu secara berlebihan.

“Ini hal yang lumrah, hal yang layak menjelang kompetensi politik. Yang ingin saya sampaikan begini, posisi relawan menjadi sangat penting ketika kita melihat bahwa demokrasi ke kita hari ini sangat mahal. Posisi relawan menjadi menarik karena dibangun atas partisipasi kolektif yang mengandalkan kesukarelaan.” ujar Yanuar.

Lebih lanjut Yanuar menyatakan, dengan munculnya relawan dapat menjadi alternatif bagi isu cost demokrasi yang terlalu tinggi. Berlandaskan dengan sukarela yang memiliki ‘interest group’, baik relawan maupun tokoh politik bisa membangun kolaborasi sekaligus jaringan yang lebih luwes. Tentu saja, hal ini bisa menjadi potensi yang mungkin tidak dimiliki orang-orang yang menempuh jalur politik formal.

“Saya kira, konstruksi soal relawan dalam suasana begini, coba bayangkan bahwa relawan-relawan ini adalah individu-individu yang secara cerdas mengambil bagian untuk satu proses politik yang formal tapi ia berada di luar kerangka formal politik,” terang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) itu.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi kerja relawan. Dari sudut pandangnya, dengan adanya relawan yang terjun dalam dunia politik ini dapat mampu mengakselerasi partisipasi publik yang lebih berkualitas. Tidak hanya itu, hingga ke tingkat derajat tertentu, inisiasi relawan dapat membangun dukungan suara yang organik yang lebih baik. Hal tersebut terbukti pada saat Pemilu yang dimana Joko Widodo terlibat sebagai calon Presiden baik bersama calon cakil Presiden Jusuf Kalla maupun Ma’ruf Amin.

Ke depannya, wakil rakyat dapil Jawa Barat X itu ingin relawan tidak hanya memanfaatkan semangatnya tersebut untuk mendukung tokoh politik, namun juga menjadikan hal tersebut sebagai sarana mengumpulkan pengalaman sekaligus membangun jejaring yang lebih luas, sehingga nantinya bisa maju sebagai individu yang mampu menjadi suara kuat bagi Indonesia.

“Memiliki keinginan yang besar ga mungkin sekonyong-konyong tiba-tiba terwujud. Relawan dalam kaitannya ini tidak mesti kita lihat dalam konteks ambisi. Kita harus tahu karena mereka perlu belajar dari pengalaman terutama bagaimana melihat peluang dan menyusun strategi.” pungkas Yanuar.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 Februari 2026 17:22
Bupati Irwan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan, 7 Kepala Puskesmas Terima SK
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat kembali ditegaskan Bupati Pinrang ...
Metro11 Februari 2026 16:34
Munafri-Aliyan Kompak Hadiri Peresmian Rebound Padel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Munafri Aliyah Mustika Ilham meresmikan Lapa...
Ekonomi11 Februari 2026 15:25
Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi HPFI Sulsel, Bahas Penguatan UMKM Florist
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Himpunan Pengusaha Florist Indonesia (HPFI) Sulaw...
Ekonomi11 Februari 2026 15:08
Tanpa Kenaikan, Belanja ASN Maros 2026 Tetap di Kisaran Rp600 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemkab Maros mengalokasikan hampir Rp600 miliar untuk belanja pegawai pada 2026. Anggaran tersebut mencakup gaji dan ...