Ribuan Pendukung Hadiri Pemakaman Putra Muammar Khadafi, Saif Al Islam

Nhico
Nhico

Senin, 09 Februari 2026 08:56

Putra Muammar Khadafi dimakamkan.
Putra Muammar Khadafi dimakamkan.

Pedomanrakyat.com, Libya Ribuan pendukung setia menghadiri pemakaman putra mantan pemimpin Libya Muammar Khadafi, Saif Al Islam, yang tewas ditembak mati oleh geng bersenjata tidak dikenal di rumahnya di Zintan.
Pemakaman yang berlangsung pada Jumat (6/2) tersebut dilaksanakan di Bani Walid, kota yang berada sekitar 175 kilometer sebelah selatan Tripoli.

Hampir 15 tahun setelah Muammar Khadafi digulingkan dan dibunuh dalam pemberontakan yang didukung NATO pada 2011, ribuan pendukung setia hadir untuk berduka atas kematian putranya yang pernah dianggap sebagai calon penerus pemimpin sebelumnya.

Saif al-Islam tewas pada Selasa (3/2) di rumahnya di kota Zintan, barat laut Libya.

Dalam sebuah pernyataan, kantornya menyatakan bahwa ia tewas dalam “konfrontasi langsung” dengan empat penembak tak dikenal yang menerobos masuk ke rumahnya.

Kantor jaksa agung Libya mengatakan penyelidik dan dokter forensik memeriksa jenazah pria berusia 53 tahun tersebut dan menyatakan bahwa ia tewas akibat luka tembak. Sementara itu, kantor Saif Al Islam tengah berusaha mengidentifikasi tersangka.

Salah satu pendukung setia Khadafi yang menghadiri pemakaman tersebut adalah Waad Ibrahim, seorang wanita berusia 33 tahun dari Sirte, yang berjarak hampir 300 kilometer dari Bani Walid.

Pemakaman yang berlangsung pada Jumat (6/2) tersebut dilaksanakan di Bani Walid, kota yang berada sekitar 175 kilometer sebelah selatan Tripoli. (AFP/MAHMUD TURKIA)
“Kami di sini untuk mendampingi orang yang kami cintai, putra pemimpin kami yang kami harapkan dan masa depan kami,” katanya, dikutip dari Aljazeera pada Jumat (6/2).

Lebih lanjut, Saif Al Islam pernah dijuluki sebagai perdana menteri de facto selama pemerintahan otoriter ayahnya yang berlangsung selama 40 tahun, meski ia tidak memegang jabatan resmi. Ia diketahui membangun citra sebagai sosok moderat dan reformis.

Menyebut diri sebagai reformis, ia memimpin pembicaraan tentang Libya yang menghentikan program senjata pemusnah massal dan menegosiasikan kompensasi bagi keluarga korban ledakan pesawat Pan Am Flight 103 di atas Lockerbie, Skotlandia, pada 1988.

Namun, reputasi tersebut runtuh ketika ia mengancam akan “mengalirkan darah” sebagai respons terhadap pemberontakan pada 2011, yang mengakibatkan penangkapannya pada tahun yang sama berdasarkan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Kriminal Internasional atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pada 2021, ia mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Namun, pemilu yang bertujuan untuk menyatukan negara di bawah perjanjian PBB ditunda tanpa batas waktu.

Hingga saat ini, Libya tetap terbelah antara pemerintah yang didukung PBB di bawah Perdana Menteri Abdul Hamid Dbeibah yang bermarkas di Tripoli dan administrasi timur yang didukung oleh Khalifa Haftar.

Pembunuhan Saif Al Islam, yang dianggap oleh banyak orang sebagai alternatif terhadap duopoli kekuasaan di negara tersebut, terjadi kurang dari seminggu setelah pertemuan pada 28 Januari di Istana Elysee Prancis, yang mempertemukan putra Haftar dan penasihat Dbeibah.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 September 2026 23:23
Bunda PAUD Makassar Dorong Komunikasi Efektif untuk Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pokja Bunda PAUD Kota Makassar menggelar kegiatan Public Speaking bertema “Speak with Confidence, Heart & Im...
Daerah23 September 2026 22:22
Bupati Syaharuddin Tinjau Peternakan 200 Ribu Ayam, Telur Sidrap Tembus Kalimantan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengunjungi salah satu peternakan ayam petelur di Desa Mario, ...
Metro23 September 2026 21:25
Sekda Jufri Rahman: Pengendalian Inflasi Harus Jadi Agenda Strategis Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Jufri Rahman menekankan pentingnya pengendalian inflasi sebagai bagian ...
Olahraga23 September 2026 20:44
KALLA 10K 2026 Gandeng PASI, Makin Kompetitif dan Jadi Daya Tarik Pelari Elite
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla 10K akan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Anjungan Pantai Losari dengan menargetkan 4.500 pelari. Mengga...