Ribut Warisan, Anak dan Bapak Bunuh Lima Anggota Keluarga-Jasad Dikubur di Septic Tank

Editor
Editor

Jumat, 07 Oktober 2022 11:09

Jasad Dikubur di Septic Tank.(F-INT)
Jasad Dikubur di Septic Tank.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Lampung – Warga di Desa Marga Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung digegerkan pembunuhan satu keluarga yang menewaskan lima orang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima korban diduga telah dibunuh oleh seorang remaja D (19) dan dibantu ayahnya E (40) sejak 1 tahun lalu garap-gara rebutan harta warisan.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menjelaskan keempat orang korban dibunuh dengan cara dicekik dan dipukul dengan kampak karena warisan.

Kemudian keempat korban dibuang ke bekas sumur yang sudah digunakan sebagai septic tankdi belakang rumah korban.

“Lalu pelaku menutup dan cor menggunakan semen,” kata AKBP Teddy Rachesna saat konferensi pers di Mapolres Way Kanan, Kamis (6/10/2022).

Setelah dibongkar oleh petugas kepolisian dan warga, kata dia, keempat mayat berhasil diangkat dari dalam sumur.

Korban sudah dalam kondisi mengenaskan, hanya tinggal tengkorak dan tulang.

“Selain menangkap dua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu batang besi panjang sekitar 1,5 meter, satu handphone dan satu bilah kapak,” ungkap AKBP Teddy Rachesna.

Kasus pembunuhan satu keluarga ini terungkap setelah warga datang ke Polsek Negara Batin, Kabupaten Way Kanan pada 1 Juli 2022 lalu untuk melaporkan kejanggalan hilangnya salah seorang korban bernama Juwanda (26) sejak 24 Februari 2022.

Juwanda diketahui terlibat beberapa kali pertengkaran dengan salah seorang pelaku hingga kepada desa setempat turun tangan melerai keduanya.

Dari hasil penyelidikan hilangnya Juwanda, polisi menangkap satu pelaku yakni D (17). Pelaku D ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Desa Marga Jaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Rabu, 5 Oktober 2022.

Dari pemeriksaan terhadap D diketahui, korban atas nama Juwanda dibunuh dengan cara lehernya dipukul menggunakan besi dengan panjang sekitar 1,5 meter ketika korban sedang tidur di rumah. Setelah korban tidak berdaya, lehernya diikat dengan tali lalu diseret ke dapur.

“Motif pelaku menghabisi nyawa korban dikarenakan pelaku sering bertengkar menyangkut masalah warisan,” kaat dia.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Oktober 2026 23:23
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Syaharuddin Alrif Bawa Pertumbuhan Ekonomi Sidrap ke Peringkat Pertama
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah ...
Metro16 Oktober 2026 22:22
Sidak Puskesmas Jongaya, Wali Kota Makassar Appi Temukan Lingkungan yang Jorok-Kumuh
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di tengah kabut asap yang berpotensi memicu peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Wali Kota Ma...
Politik16 Oktober 2026 21:25
Bimtek Fraksi Golkar, Legislator Indonesia Timur Diminta Siapkan Strategi Konkret Hadapi Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Partai Golkar mulai mematangkan strategi pemenangan menuju Pemilu 2029 dengan memperkuat kapasitas anggota fraksi ...
Metro16 Oktober 2026 20:20
Pasar Murah Sulsel Expo: Belanja Rp100 Ribu Dapat Voucher Potongan Rp50 Ribu
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan program voucher belanja bersubsidi dalam kegiatan Pasar Murah Su...