Rocky Gerung Sebut Isu PCR Bisa Seret Jokowi ke Ranah Pidana

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Senin, 01 November 2021 14:35

Rocky Gerung Sebut Isu PCR Bisa Seret Jokowi ke Ranah Pidana

Pedoman Rakyat, JakartaRocky Gerung berkesimpulan bila isu PCR bisa menyeret Presiden Jokowi ke ranah pidana usai lengser dari jabatannya.

Rocky Gerung mengatakan bahwa isu PCR akan dibongkar habis sedikit demi sedikit ketika UU Covid-19 sudah tak berlaku lagi pasca putusan resmi dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Dia juga menyebut, selama ini pemerintah terkesan telah menyiapkan stok PCR yang akan dihabiskan hingga berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi untuk ‘menipu’ masyarakat umum.

“Ini pasti justru akan dipublikasikan, di-marketing-kan, karena kan buat dua bulan lagi itu expired, kadaluarsa kan? Sehingga terpaksa mesti diobral ke pasar walaupun dengan ‘Anggap aja kita turunin’. Iya, tapi ini mau ngabisin stok untuk nipu lagi tuh,” kata Rocky Gerung dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Senin, (1/11/ 2021).

Rocky Gerung kembali menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan kuota PCR demi meningkatkan keuntungan rente bagi tokoh politik yang memanfaatkan situasi darurat pandemi Covid-19 ini.

Rocky Gerung menilai, hal tersebut akan menjadi sebuah bahaya tersendiri bagi Presiden Jokowi saat lengser dari jabatannya atau setidaknya ketika masa berlaku UU Covid-19 berakhir.

“Jadi sebetulnya ini yang bahayanya, Presiden Jokowi bisa diseret nanti. Walaupun nanti dia ngurus aja karena ‘Ini pasti gagal kalau ke DPR’ misalnya, ya itu ujung-ujungnya juga bakal dibatalkan,” terangnya.

Rocky Gerung menilai, Presiden Jokowi akan berhadapan dengan persoalan berat terkait PCR ketika situasi politik berubah di tahun 2024.

Dia menilai, hal tersebut bisa terjadi karena banyak publik menaruh kecurigaan di balik mahalnya harga tes PCR di Indonesia jika dibandingkan dengan sejumlah negara lainnya.

“Tetapi setelah politik berubah nanti, dua tahun lagi tuh Presiden Jokowi turun tahta, itu dipersoalkan berat tuh karena ini menyangkut kecurigaan yang dari awal sebetulnya udah bisa kita bayangkan bahwa ini keliru,” ujar dia.

Rocky Gerung berpendapat, seharusnya Presiden Jokowi mendeteksi kecurigaan permainan harga PCR sejak awal yakni ketika publik mulai menyoroti hal tersebut.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi11 Februari 2026 15:25
Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi HPFI Sulsel, Bahas Penguatan UMKM Florist
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Himpunan Pengusaha Florist Indonesia (HPFI) Sulaw...
Ekonomi11 Februari 2026 15:08
Tanpa Kenaikan, Belanja ASN Maros 2026 Tetap di Kisaran Rp600 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemkab Maros mengalokasikan hampir Rp600 miliar untuk belanja pegawai pada 2026. Anggaran tersebut mencakup gaji dan ...
Metro11 Februari 2026 14:55
Pemprov Sulsel Kaji Pendekatan Fasilitasi Dialog Terkait Aspirasi Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah melakukan kajian terhadap wacana pembentukan satuan k...
Daerah11 Februari 2026 14:04
Komitmen Atasi Masalah Gizi, Pemkab Pangkep Resmikan SPPG Balocci Kassi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP...