Pemkab Takalar

Rugikan Warga Takalar, Bupati Syamsari Kitta Ingin Hapus Pajak Penerangan Lampu Jalan

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 29 April 2021 14:44

Rugikan Warga Takalar, Bupati Syamsari Kitta Ingin Hapus Pajak Penerangan Lampu Jalan

Pedoman Rakyat, Takalar – Bupati Takalar Syamsari Kitta mengusulkan untuk menggratiskan pajak Penerangan Lampu Jalan (PJU). Pasalnya, biaya PJU yang dibebankan kepada masyarakat selama ini tidak efektif dan tidak berjalan secara maksimal.

“Pajak PJU yang dibebankan kepada masyaraat itu sebaiknya dihapus saja karena sudah ada sumber daya solar cell yang sudah kita gunakan di beberapa tempat, ke depan kita akan gunakan solar cell lebih massif lagi,” kata Syamsari usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Takalar, Senin (26/4/2021).

Syamsari menegaskan, dengan penghapusan pajak PJU akan mengurangi beban masyarakat yang selama ini dibebankan PLN. Apalagi, pajak PJU selama ini juga tidak adil karena lampu jalan hanya ada di kawasan tertentu, sedangkan pembiayaannya dibebankan kepada semua masyarakat.

“Selama ini masyarakat membayar setiap bulan pajak PJU di PLN, ini digunakan untuk membiayai lampu jalan, tetapi pada kenyataannya lampu jalan hanya ada di kawasan kota sehingga tidak bisa dinikmati oleh masyarakat secara umum, termasuk yang ada di pedesaan yang juga membayar pajak PJU,” tegasnya.

Selain itu kata Syamsari, banyak lampu jalan yang tidak berfungsi alias tidak menyala tetapi tetap harus dibayarkan tagihannya setiap bulan. Padahal, harusnya PLN memperbaiki layanan dan kualitas lampu jalan sehingga masyarakat Takalar tidak dirugikan.

“Selama ini kita bayar tagihan lampu jalan lewat dana masyarakat, tetapi kualitas lampu jalan kita tidak maksimal, banyak lampu jalannya sudah lama mati tetapi tetap harus kita bayar tagihannya, tidak ada transparansi di sana,” ungkap mantan Anggota DPRD Sulsel dua periode itu.

Untuk itu, Syamsari mengusulkan akan segera menggunakan solar cell secara massif untuk operasional lampu jalan. Dengan menggunakan solar cell, maka beban operasional dengan biaya yang digunakan akan berbanding lurus.

“Makanya ke depan kita rencana akan menggunakan solar cell untuk operasional lampu jalan sehingga ini akan lebih efektif, antara daya yang digunakan dengan biaya yang akan dibebankan tentu akan sesuai, sehingga bisa lebih transparan,” kata Syamsari.

Penerangan lampu jalan di Takalar menjadi hangat dalam sebulan terakhir karena Pemkab Takalar menghapuskan anggaran lampu jalan. Pemkab menghapuskan anggaran lampu jalan kepada PLN karena harus membayar Rp8 miliar setiap tahun.

“Dengan solar cell tentu akan lebih murah dan lebih maksimal, selama ini kita dibebankan Rp8 miliar setiap tahun,” kata Syamsari.

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum/Kriminal13 Mei 2021 11:03
Pakai Baju Oranye, Begini Wajah Bupati Nganjuk Saat Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi
Pakai Baju Oranye, Begini Bupati Nganjuk Saat Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi ...
Hiburan13 Mei 2021 10:01
Dijodohkan Atau Ditanya Kapan Nikah Saat Lebaran? Ini Cara Menjawabnya dari Psikolog
Dijodohkan Atau Ditanya Kapan Nikah Saat Lebaran? Ini Cara Menjawabnya dari Psikolog...
Nasional13 Mei 2021 09:02
Mentan SYL: Karantina Pertanian Mengawal Keamanan Pangan Masyarakat
Mentan SYL: Karantina Pertanian Mengawal Keamanan Pangan Masyarakat...
Nasional13 Mei 2021 08:01
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sampaikan Ucapan Hari Raya Idulfitri 1442 H
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sampaikan Ucapan Hari Raya Idulfitri 1442 H...