Rusia Kecam Aksi Polisi Israel, Minta Kekerasan di Al-Aqsa Dihentikan

Nhico
Nhico

Kamis, 06 April 2023 21:56

Rusia Kecam Aksi Polisi Israel, Minta Kekerasan di Al-Aqsa Dihentikan

Pedomanrakyat.com, Palestina Pemerintah Rusia angkat suara soal penyerbuan yang dilakukan Kepolisian Israel ke Masjid Al Aqsa, Yerusalem, pada Rabu, (5/4/2023).

Pernyataan disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Zakharova mengatakan Moskow sangat memperhatikan situasi yang berkembang di Yerusalem. Menurutnya, kondisi itu telah ‘mengantagoniskan’ seluruh agama di dunia.

“Moskow mengungkapkan keprihatinan serius tentang putaran eskalasi lain antara Palestina dan Israel, yang mengancam untuk berkembang menjadi konfrontasi bersenjata skala penuh, seperti yang telah terjadi berkali-kali di masa lalu. Kebetulan tanggal hari raya keagamaan umat Kristen, Muslim dan Yahudi menambah ketegangan situasi,” kata Zakharova di saluran Telegram kementerian itu dikutip Anadolu Agency.

Rusia juga mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs webnya bahwa situasi di Yerusalem menunjukkan bahwa hanya kesepakatan politik yang dapat memastikan penyelesaian berkelanjutan dari konflik yang telah berlangsung lama.

“Kami berangkat dari fakta bahwa tidak ada alternatif untuk memulai kembali proses perdamaian antara Palestina dan Israel di bawah kerangka hukum yang disetujui oleh PBB, berdasarkan prinsip dua negara,” pungkasnya.

Selain itu, pihak Rusia menuntut diakhirinya semua tindakan sepihak yang merusak prospek penyelesaian dan penghormatan terhadap status quo tempat-tempat suci Yerusalem, yang mencakup akses bebas ke sana oleh perwakilan semua agama.

“Kami juga meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk memperhatikan penyelesaian Israel-Palestina. Rusia mendesaknya untuk melibatkan seluruh potensi misi PBB Timur Tengah untuk analisis menyeluruh terkait kejadian ini,” tambahnya.

Ketegangan meningkat di Tepi Barat yang diduduki pada hari Rabu setelah polisi Israel menahan sekitar 350 jamaah dari dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.

Mengelilingi Aula Doa Al Qibli, polisi Israel naik ke atap masjid, menghancurkan jendela, dan awalnya menggunakan bom suara terhadap jamaah di dalamnya. Beberapa orang di masjid mencoba melawan polisi dengan melemparkan kembang api.

Al-Aqsa sendiri terus menjadi titik panas antara Israel dan Palestina. Bagi umat Islam, Al-Aqsa mewakili situs tersuci ketiga Islam.

Di sisi lain, Orang Yahudi menyebut daerah itu Temple Mount, dengan mengatakan bahwa itu adalah situs dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Itu menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980 dalam suatu langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Sementara itu, hubungan antara Tel Aviv dan Ramallah semakin memanas kembali pasca Benjamin Netanyahu menjadi Perdana Menteri Israel. Diketahui, Netanyahu disokong oleh partai kanan Israel, Likud, yang cukup keras dalam menyikapi Palestina.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 Februari 2026 11:37
Dinkes Sulsel dan Satpol PP Gelar Skrining Kesehatan bagi 612 Personel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi 612 personel Satuan Polisi P...
Metro04 Februari 2026 11:09
Leasing Mobil Listrik Diterapkan, DPRD Makassar Beri Dukungan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar mulai 2026 akan menerapkan skema sewa (leasing) kendaraan dinas berbasis mobil listrik ba...
Nasional04 Februari 2026 10:53
Anak Muammar Khadafi Tewas Dibunuh Geng Bersenjata di Rumahnya
Pedomanrakyat.com, Libya – Anak eks pemimpin Libya Muammar Khadafi, Saif Al Islam Khadafi, tewas ditembak geng bersenjata yang menyerbu kediaman...
Metro04 Februari 2026 10:45
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan dig...