Rutin Setiap Tahun, RS dr. Hasri Ainun Habibie Parepare Gelar Simulasi Kebakaran

Nhico
Nhico

Kamis, 27 Agustus 2026 08:46

Rutin Setiap Tahun, RS dr. Hasri Ainun Habibie Parepare Gelar Simulasi Kebakaran

Pedomanrakyat.com, Parepare — Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie Kota Parepare menggelar pelatihan Code Red dan simulasi penanganan bencana kebakaran sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh staf rumah sakit dalam menghadapi kondisi darurat, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare yang hadir memberikan sosialisasi serta pelatihan mengenai langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Wakil Direktur Pelayanan RS dr. Hasri Ainun Habibie Parepare, Ilham Willem, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit untuk meningkatkan kesiapan staf dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana, khususnya kebakaran.

“Jadi, hari ini kita ada kegiatan untuk simulasi bencana terutama di bidang kebakaran. Olehnya karena itu, kami mengundang Damkar untuk memberikan materi dan petunjuk, kemudian dilanjutkan dengan simulasi,” kata Ilham.

Menurutnya, simulasi tersebut diharapkan dapat membuat seluruh staf rumah sakit lebih siap ketika menghadapi situasi yang tidak diinginkan.

Selain memberikan pelatihan kepada staf, pihak rumah sakit juga meminta Damkar melakukan penilaian terhadap kesiapan gedung, jalur evakuasi hingga peralatan penanggulangan kebakaran yang tersedia.

“Kami meminta mereka menilai bagaimana kesiapan gedung, jalur evakuasi dan peralatan yang ada. Kami ingin mengetahui apa yang masih kurang sehingga ke depan bisa kami perbaiki,” ujarnya.

Ilham menjelaskan, kegiatan simulasi bencana tersebut direncanakan dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Selain untuk meningkatkan kesiapsiagaan, simulasi juga menjadi salah satu bagian penting dalam pemenuhan persyaratan akreditasi rumah sakit.

Ia menilai pelaksanaan simulasi secara berkala dapat membuat staf semakin memahami prosedur dan tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare, Wahidin Syanur, mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan RS dr. Hasri Ainun Habibie untuk memberikan pelatihan dan simulasi menghadapi situasi darurat kebakaran.

“Jadi, penanganan awal apabila terjadi bencana kebakaran, kita harapkan seluruh fungsi yang ada di rumah sakit ini dapat berperan dengan baik untuk menanggulangi kebakaran sejak awal,” kata Wahidin.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan menjadi hal penting karena rumah sakit merupakan fasilitas publik yang di dalamnya terdapat pasien, tenaga medis dan masyarakat lainnya.

“Ini penting sekali karena gedung ini adalah gedung publik. Di dalamnya ada pasien dan juga tim-tim medis. Tentu kita berupaya secara maksimal apabila terjadi bencana kebakaran, seluruh komponen yang ada dapat kita selamatkan,” jelasnya.

Ketua K3RS RS dr. Hasri Ainun Habibie Parepare, Muhammad Ishaq Nusu, S.Si., M.Si., Apt, menambahkan bahwa simulasi kebakaran merupakan program K3RS yang dilaksanakan setiap tahun.

Menurut Ishaq, potensi bencana dapat muncul kapan saja, baik akibat kondisi lingkungan maupun faktor human error. Karena itu, simulasi diperlukan agar seluruh unsur rumah sakit memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kemungkinan.

“Kita tidak mengetahui cuaca dan kondisi. Hal-hal human error juga bisa menyebabkan terjadinya kebakaran atau bencana lainnya,” ujarnya.

Selain kebakaran, Ishaq menyebut pihaknya juga mengantisipasi potensi bencana lain mengingat lokasi rumah sakit yang berada di kawasan pesisir.

“Apalagi kita berada di tepi laut. Tsunami atau bencana lainnya bisa menyebabkan getaran. Karena itu, kita antisipasi dengan simulasi setiap tahun,” katanya.

Melalui pelatihan Code Red dan simulasi tersebut, pihak rumah sakit berharap seluruh staf memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing saat terjadi kondisi darurat, sehingga keselamatan pasien, tenaga medis, serta seluruh penghuni rumah sakit dapat lebih terjamin.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 September 2026 22:25
KNPI Sulsel Tunjuk Shalman sebagai Caretaker, Siapkan Konsolidasi Pemuda Sidrap
Pedomanrakyat.com, Sidrap – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan menunjuk Andi Shalman sebagai Ketua Caretaker DPD KNPI ...
Daerah04 September 2026 21:19
Kejar Akses Listrik ke Pelosok, Pemkab Pinrang Percepat Program Lisdes 2026
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Upaya memperluas akses listrik hingga ke wilayah yang selama ini belum terjangkau terus didorong Pemerintah Kabupat...
Nasional04 September 2026 20:24
Komisi IV DPR RI Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemenhut, Fokus Mitigasi Karhutla hingga Pemulihan Hutan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komisi IV DPR RI menyetujui usulan Anggaran Belanja Tambahan Kementerian Kehutanan Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp4,...
Metro04 September 2026 19:26
Wali Kota Appi Panen Melon di Bukit Baruga, Urban Farming Masjid Bin Baz Bakal Jadi Percontohan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri langsung kegiatan panen melon di kawasan urban farmin...