RUU Minol: Peminum Dipenjara 2 Tahun atau Denda Rp50 Juta

Editor
Editor

Kamis, 12 November 2020 22:45

RUU Minol: Peminum Dipenjara 2 Tahun atau Denda Rp50 Juta

Pedoman Rakyat, Jakarta – Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Minol) sedang dibahas.

Dalam RUU Minol ini mengatur sanksi pidana bagi para peminum atau orang yang mengonsumsi minuman beralkohol, berupa pidana penjara maksimal dua tahun atau denda maksimal Rp50 juta.

Sanksi pidana atau denda tersebut tertuang di Pasal 20 Bab VI tentang Ketentuan Pidana RUU Minol.

“Setiap orang yang mengonsumsi minuman beralkohol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dipidana dengan pidana penjara paling sedikit tiga bulan dan paling lama dua tahun atau denda paling sedikit Rp10 juta dan paling banyak Rp50 juta,” demikian bunyi draf beleid tersebut seperti yang diunduh dari situs DPR.

Pasal 7 Bab III mengenai larangan yang dimaksud di atas mengatur bahwa setiap orang dilarang mengonsumsi minuman beralkohol golongan A, golongan B, golongan C, minuman beralkohol tradisional dan minuman beralkohol campuran atau racikan.

Sanksi pidana dan denda bagi peminum bisa ditambah jika yang bersangkutan dinilai mengganggu ketertiban umum atau mengancam keamanan orang lain. (ian)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Desember 2020 19:55
Dari Difitnah hingga Dilaporkan ke Polisi, Warga Makin Simpati ke Danny-Fatma
Kalau yang berpeluang menang, berarti ada yang akan kalah. Saya kira yang tidak siap kalah ini yang terus sebar fitnah...
Politik05 Desember 2020 19:45
Bawaslu: Semua Paslon Langgar Protokol Kesehatan saat Kampanye Tatap Muka
pelanggaran yang dilakukan mayoritas pada ranah over kapasitas dari jumlah maksimal yang telah ditentukan...
Politik05 Desember 2020 17:40
Danny-Fatma Makin Melejit Jelang Pencoblosan, Keluarga Appi Justru Laporkan Danny ke Polisi
Ini bukan kali pertama kubu Appi melaporkan Danny-Fatma. Sebelumnya juga melaporkan dugaan bagi-bagi sembako...
Politik05 Desember 2020 16:34
Konsisten Adu Gagasan dan Ide, Elektabilitas Danny-Fatma Berpotensi Masih Naik
Danny-Fatma bertarung gagasan dan ide, menjadi salah satu alasan kenapa elektabilitasnya terus melejit hingga saat ini...