Sahroni Minta Polri Waspadai Ujaran Kebencian dan Hoaks Selama Pilkada

Nhico
Nhico

Jumat, 13 September 2024 16:48

Ahmad Sahroni.
Ahmad Sahroni.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pilkada serentak bakal tidak kalah ‘panas’ dibandingkan Pemilu Presiden, terutama di ruang digital seperti media sosial yang menjadi salah satu arena pertarungan ide.

Oleh karena itu Polri diharapkan bekerja maksimal dalam memantau kondusivitas keamanan selama pelaksanaan pilkada serentak, terutama terkait hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.

“Nah, peran Polri di sini yaitu memastikan tidak adanya hoaks yang dapat memecah belah masyarakat,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dalam keterangannya, Rabu (11/9).

Legislator Partai NasDem dari Dapil Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu) itu mengatakan konten-konten ujaran kebencian dan fitnah juga harus dipantau. Jangan sampai ada pihak yang sengaja menggiring opini dan menyesatkan masyarakat.

“Saya yakin polisi bisa 100% menjaga kondusivitas keamanan sepanjang pilkada,” ujarnya.

Legislator yang akan duduk kembali Senayan pada Periode 2024-2029 itu menyebut saat ini sudah banyak pihak yang dapat memanipulasi fakta melalui media sosial. Dirinya tidak ingin, pembiaran yang berlebihan berujung pada penyesatan informasi.

“Bukan berarti Polri harus jadi reaktif berlebih, tidak usah. Biarkan proses dialektika terjadi di medsos, tetapi jika ada yang kebablasan dan memenuhi unsur-unsur pidana, ya harus ditangani bahkan diproses,” tegasnya.

Menurut Sahroni, ketegasan dalam menindak pelaku penyebaran hoaks dan ujaran kebencian diperlukan untuk memberikan efek jera.

“Biar orang tidak seenaknya memfitnah atau menyebar hoaks, karena kita ingin proses pilkada ini diwarnai dengan tarung ide dan gagasan. Jangan sampai ada yang menyetir ke arah lain,” ucap Sahroni.

Sahroni juga berharap kepolisian bersikap bijak dalam menangani aduan-aduan yang muncul selama pilkada.

“Pasti ada juga aduan yang bersifat politis. Misal, pihak A merasa pihak B kebablasan atau hal-hal lainnya. Nah, polisi harus cermat dalam menangani yang seperti itu,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, pada Selasa (10/9), mengatakan Polri akan melakukan patroli di dunia nyata dan dunia maya untuk memastikan keamanan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...