Sama-sama Pekerja Keras dan Sombere, Persamaan Danny-Fatma di Mata Warga

Editor
Editor

Minggu, 11 Oktober 2020 13:43

Paslon Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi
Paslon Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi

Pedoman Rakyat, Makassar – Paslon wali kota dan wakil wali kota Makassar nomor urut 1, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi disebut memiliki banyak kesamaan.

Diantaranya, sama-sama pekerja keras dan ‘sombere’. Dari ratusan titik yang sudah dikunjungi Danny maupun Fatma di Kota Makassar, warga menyebut pasangan ini paling ideal. Keputusan Danny dan Fatma untuk berpasangan di Pilkada Makassar dianggap sudah tepat.

“Bagi saya, keduanya sangat cocok. Sama-sama pekerja keras. Keduanya juga sombere’, tidak pandang siapa dan kapan mereka selalu ada. Khusus Bu Fatma, karena dia perempuan tentu perasaan kami sama. Bedalah kalau sama laki-laki,” kata tokoh perempuan Sudiang Raya, Sulaeha Rahma.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komunitas Pedagang Pasar Niaga Daya, Muslimin. Fatma digambarkan warga sebagai sosok perempuan pekerja keras dan mandiri. Sama dengan Danny yang etos kerjanya sudah terbukti saat menjabat sebagai Wali Kota Makassar periode 2014-2019 silam. Termasuk tidak punya “dekkeng”.

Atas dasar itulah, katanya, pedagang di Pasar Niaga Daya sepakat menjatuhkan pilihannya ke pasangan yang identik dengan tagline ADAMA’ tersebut. Wajar saja, sebab para pedagang tersebut didominasi kaum perempuan.

“Saya salut karena Bu Fatma yang dipilih oleh Pak Danny (sebagai wakil). Pada umumnya ibu-ibu itu antusias untuk mendukung beliau apalagi di sini itu mayoritas kaum perempuan. Kehadiran Bu Fatma ini sangat bermanfaat sekali bagi para pedagang,” jelas Muslimin.

Karakter pekerja keras dan sombere’ tersebut dianggap melengkapi ketokohan Danny yang sudah terekam di benak warga Kota Makassar.

Kepekaan Fatma selaku perempuan juga dianggap dapat menjadi pemantik tumbuhnya kembali budaya-budaya yang saat ini sudah mulai terkikis di Kota Makassar. Seperti mengembalikan budaya lorong yang bersih.

“Ibu-ibu biasanya lebih peka dan disiplin. Pasti bisa menanamkan kembali budaya membuang sampah pada tempatnya sejak dini. Mulai dari lingkungan terkecil, yakni di setiap lingkungan keluarga di lorong-lorong,” demikian Rosali, tokoh perempuan Mamajang. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 Agustus 2026 20:34
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps ...
Edukasi23 Agustus 2026 18:24
113 Fresh Graduate Menjadi Anggota Muda PATSI UMI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 113 fresh graduate Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi menjadi ...
Nasional23 Agustus 2026 17:23
Jelang Muktamar NU, Idrus Marham Luncurkan Buku “Nahdlatul Ulama & Tantangan Peradaban”
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Menjelang Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Idrus Marham akan meluncurkan buku berjudul Nahdlatul Ulama & Ta...
Metro23 Agustus 2026 16:28
Wawali Makassar Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur’an atau Guru Ngaji yang dir...