Satu Dusun Terisolir, Pasca Banjir Bandang-Tanah Longsor di Luwu Sulsel

Nhico
Nhico

Rabu, 06 Oktober 2021 12:35

Satu Dusun Terisolir, Pasca Banjir Bandang-Tanah Longsor di Luwu Sulsel

Pedoman Rakyat, Luwu – BPBD Kabupaten Luwu melaporkan satu dusun di Desa Sangtandung masih terisolir pascabanjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Sedangkan enam desa yang sempat terisolir hingga Selasa (5/10/2021) pukul 21.00 WIB telah dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua.

“Masih terdapat 1 Dusun terisolir di Desa Sangtandung, Kecamatan Walenrang Utara,” kata Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Kabupaten Luwu, Rahman Mandaria dalam siaran pers BNPB, Rabu (6/10/2021).

Selain sulit dilalui, Rahman juga menambahkan bahwa kondisi akses jalur berada pada kawasan yang rawan dan dikhawatirkan dapat terjadi longsor susulan.

BPBD Kabupaten Luwu terus mengupayakan agar akses yang tertutup lumpur menuju wilayah yang masih terisolir tersebut dapat segera dibuka kembali dengan bantuan alat berat.

Berdasarkan pendataan lanjutan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu bersama tim gabungan, banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Luwu telah berdampak di 12 desa dan satu kelurahan yang berada di lima kecamatan.

Rincian 12 desa dan satu kelurahan yang terdampak meliputi, Kelurahan Bulo di Kecamatan Walenrang, Desa Ilan Batu di Kecamatan Walenrang Barat, Desa Sangtandung dan Desa Bolong di Kecamatan Walenrang Utara, Desa Kendekan, Desa Rante Damai, Desa Taba dan Desa Seba-Seba di Kecamatan Walenrang Timur. Kemudian Desa Seriti, Desa Pelalan, Desa Pompengan dan Desa Pompengan Timur di Kecamatan Lemasi Timur.

Banjir bandang dan tanah longsor tersebut juga telah menyebabkan 4 warga meninggal dunia, 169 jiwa mengungsi, 771 KK/3.084 jiwa terdampak, 165 KK terisolir dan 20 orang sempat dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif.

Di samping itu, ada 771 unit rumah yang terdampak banjir, 5 unit rumah bahkan mengalami rusak berat, 2 unit rumah terancam longsor, 15 hewan ternak hanyut, 1.432 hektar lahan pertanian dan perkebunan terdampak serta 14 titik tanggul dengan total sepanjang 150 meter jebol.

BPBD Kabupaten Luwu hingga saat ini terus melakukan langkah-langkah percepatan penanganan banjir bandang dan tanah longsor melalui berbagai upaya seperti berkoordinasi dengan unsur terkait, mendirikan posko darurat utama dan dapur umum serta mendistribusikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar lainnya.

Tim BPBD Kabupaten Luwu juga beralih fokus ke titik lokasi terisolir dan menyalurkan bantuan di wilayah tersebut.

Kondisi mutakhir saat ini banjir telah surut di beberapa titik namun masih menyisakan lumpur. Jaringan telekomunikasi juga terhambat, terutama di wilayah Kecamatan Walenrang Barat. Sementara itu, wilayah Desa Ilan Batu di Kecamatan Walenrang Barat dan Desa Sangtandung di Kecamatan Walenrang Utara masih mengalami padam listrik.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi15 Oktober 2026 14:13
Makassar Siapkan Penampilan Terbaik di Sulsel Expo dan Culinary HUT ke-357 Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mematangkan berbagai persiapan untuk menyukseskan gelaran Sulsel Expo dan Culinary d...
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Metro15 Oktober 2026 09:19
Cakupan JKN Makassar Capai 98,89 Persen, Pemkot Fokus Tingkatkan Mutu Layanan
Pedomanrakyat.com, Makassar —Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly memimpin rapat Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Program Ja...
Metro15 Oktober 2026 07:14
Wawali Aliyah: Selamat atas Terpilihnya Andi Herfida Attas sebagai Ketua PPM Sulsel 2026-2031
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Ketua FKPPI Sulawesi Selatan, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pelantikan Pengurus ...