Satu Pasien Omicron di Sulsel Meninggal

Nhico
Nhico

Rabu, 09 Februari 2022 18:05

Ilustrasi Pasien Covid-19 Meningal. (F_INT)
Ilustrasi Pasien Covid-19 Meningal. (F_INT)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengumumkan ada tujuh kasus Covid-19 varian Omicron. Dari jumlah kasus tersebut, satu orang meninggal dunia.

“Mereka yang positif Omicron inisial MNS dan AKA dari Kabupaten Soppeng, AC dari Luwu, AAW dari Barru, NW dari Takalar. Terus CP dari Sidoarjo dan H dari jakarta,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Arman Bausat kepada wartawan di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (9/2/2022).

Arman menyebutkan satu pasien Omicron atas inisial NW telah meninggal dunia pada pekan lalu, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padjonga Dg Ngalle Takalar.

Meski demikian, Arman tidak bisa memastikan meninggalnya NW akibat Omicron atau karena penyakit komorbid.

“Pasien yang meninggal ini kan punya penyakit TBC dan HIV. Kita semua tahu kalau HIV itu menyebabkan daya tahan tubuh menurun, apalagi ada TBC dan Covid-19,” bebernya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Februari 2026 10:26
12 Peserta Melaju ke Semi Final KTIQ MTQ XI Luwu Timur
Pedomanrakyat.com, Lutim – Cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) pada Majelis 6 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabup...
Metro12 Februari 2026 10:10
Komisi C DPRD Makassar: Penataan Kota Harus Jaga Kesejahteraan Warga
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penataan kota yang dica...
Politik12 Februari 2026 09:45
PSI: Soal Cawapres 2029, Kita Serahkan kepada Pak Prabowo
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyatakan, penentuan calon wakil presiden ...
Nasional12 Februari 2026 09:35
Wamenhut Tekankan Penguatan Tata Kelola Kehutanan Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan yang akunta...