SBY Ungkap akan Turun Gunung Hadapi Pemilu 2024, Ini Alasannya

Editor
Editor

Sabtu, 17 September 2022 22:36

SBY Ungkap akan Turun Gunung Hadapi Pemilu 2024.(F-INT)
SBY Ungkap akan Turun Gunung Hadapi Pemilu 2024.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan mendapat informasi adanya upaya untuk mengatur Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres.

Demikian disampaikan SBY dalam video yang diunggah akun Tiktok @pdemokrat.sumut, Sabtu (17/9/2022).

Video tersebut kemungkinan besar diambil pada saat acara Rapimnas Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis-Jumat (15-16 September 2022).

“Konon akan diatur dalam pemilihan presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres dan cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka,” kata SBY.

Untuk itu, SBY menyatakan kesiapannya untuk turun gunung di Pemilu 2024.

Dikatakan, terdapat tanda-tanda Pemilu 2024 bisa berlangsung secara tidak jujur dan adil.

“Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil,” katanya.

Presiden ke-6 RI ini juga mengaku mendapat kabar oposisi seperti Partai Demokrat dicegah untuk mengusung capres-cawapres sendiri. Menurut SBY, upaya tersebut merupakan suatu tindakan yang jahat.

“Informasinya, Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan capres-cawapres sendiri, bersama koalisi tentunya. Jahat bukan?” tegas SBY.

SBY menilai tindakan seperti itu telah menginjak-injak hak rakyat. Padahal, kata dia, pemilu adalah hak rakyat.

“Menginjak-injak hak rakyat, bukan? Pikiran seperti itu batil. Itu bukan hak mereka. pemilu adalah hak rakyat, hak untuk memilih dan hak untuk dipilih. Yang berdaulat juga rakyat,” ungkap SBY.

Lebih lanjut, SBY mengingatkan selama 10 tahun pemerintahannya, tidak pernah ada upaya melakukan kecurangan pada pemilu. Apalagi mencegah partai lain untuk mengusung pasangan capres-cawapres di pilpres.

“Dan ingat, selama 10 tahun lalu kita di pemerintahan dua kali menyelenggarakan pemilu termasuk pilpres, Demokrat tidak pernah melakukan kebatilan seperti itu,” tegas SBY.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...