Sejarah! Sulsel Bersiap Jadi Tuan Rumah MQK Nasional-Asia Tenggara, Perdana di Wilayah Timur Indonesia

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 30 April 2025 23:03

Kantor Gubernur Sulsel.
Kantor Gubernur Sulsel.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sulawesi Selatan bersiap menjadi tuan rumah Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat Nasional dan Asia Tenggara.

Lomba baca kitab kuning tingkat regional ini merupakan kali pertama diselenggarakan dan wilayah timur Indonesia sebagai tuan rumahnya.

Persiapan MQK Nasional dan Asia Tenggara dibahas bersama dalam rapat koordinasi di Makassar, Selasa (29/4/2025).

Dalam rakor ini, dibahas berbagai langkah strategis, termasuk dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Mewakili Pemprov Sulsel, Asisten Pemerintahan Sekda Sulsel, Arafata menyampaikan komitmennya untuk menyuksesan perhetalan MQKN-Asia Tenggara. “Ini merupakan kebanggaan bagi Pemprov Sulsel.

“Sesuai arahan Gubernur, kami akan bersinergi penuh untuk menyukseskan perhelatan ini,” ujarnya.

Sekda Sulsel menambahkan bahwa meski baru pertama kali mengikuti koordinasi MQK, pihaknya melihat potensi besar kegiatan ini dalam memperkuat citra keagamaan dan budaya daerah.

Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Basnang Said menekankan pentingnya menjadikan MQK Nasional dan Asia Tenggara bukan hanya sebagai ajang keagamaan, tetapi juga sebagai momen memperkuat identitas pesantren sebagai lembaga pendidikan asli Indonesia.

“Pesantren berdiri sejak abad ke-14, bahkan jauh sebelum penjajahan abad ke-16. Ini adalah lembaga pendidikan yang genuine Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti keputusan strategis Kementerian Agama untuk mulai menyelenggarakan kegiatan nasional berbasis agama di kawasan timur Indonesia sebagai bagian dari komitmen pemerataan pendidikan.

“Selama ini terlalu terpusat di wilayah barat. Dengan MQKN digelar di Sulsel, ini menjadi bukti pelaksanaan visi pemerataan yang tertuang dalam Asta Cita,” tambahnya.

Sebagai bagian dari penguatan identitas lokal, Basnang juga mendorong sinergi dengan Dinas Kebudayaan untuk menampilkan kekayaan budaya Sulsel dalam kegiatan MQKN.

“Kita ingin ada warna Sulsel yang kuat. Ini bukan hanya kerja Kementerian Agama, tapi kerja bersama,” ujarnya.

Direktur Pesantren juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulsel. Ia berharap, kegiatan ini akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal, khususnya di Kabupaten Wajo yang menjadi lokasi utama kegiatan.

“Kalau perlu, kita jadwalkan 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk ikut serta,” katanya.

MQK Nasionald an Asia Tenggara tahun ini digelar dengan konsep digitalisasi. Dalam babak penyisihan MQKN akan digelar secara daring melalui (Computer Based Test/CBT).

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...
Olahraga15 Oktober 2026 20:04
Tembus 605 Peserta, Kosong Tujuh Fun Run 2026 Siap Guncang Serui
Pedomanrakyat.com, Serui – Antusiasme masyarakat menyambut Kosong Tujuh Fun Run 2026 di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, terbilang tinggi. Hingga p...
Metro15 Oktober 2026 19:27
Empat Kali Disurvey: Kanal Sinrijala Tak Kunjung Dikerja, Mahmud Siap Fasilitasi ke BBWS Pompengan Jeneberang
Pedomanrakyat.com, Makassar – Persoalan data desil yang menghambat akses anak terhadap bantuan pendidikan hingga tanggul Kanal Sinrijala yang tak ku...
Metro15 Oktober 2026 18:25
Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel akan mengg...