Setelah Dilaporkan Keluarga Jusuf Kalla, Giliran Danny Pomanto Ikut Laporkan Ini ke Polda

Editor
Editor

Senin, 07 Desember 2020 00:13

Setelah Dilaporkan Keluarga Jusuf Kalla, Giliran Danny Pomanto Ikut Laporkan Ini ke Polda

Pedoman Rakyat, Makassar – Permasalahan rekaman suara diduga Danny Pomanto yang beredar luas luas di media sosial belum berakhir.

Setelah sebelumnya tim kuasa hukum keluarga Jusuf Kalla melaporkan kasus ini, kini giliran tim penasihat hukum Danny Pomanto yang ikut mengambil langkah hukum.

Melalui tim penasihat hukumnya, Danny Pomanto melaporkan oknum pelaku berinisial SM ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) atas dugaan merekam dan menyebarkan rekaman suara yang viral tersebut ke media sosial.

“Sudah dilaporkan oknum pelaku ke Polda Sulsel, berinisial SM yang sengaja merekam sembunyi-sembunyi lalu diedit. Kemudian menyebarkan video dan suara tersebut ke publik, untuk menyebar fitnah kepada Pak Danny,” ujar Juru Bicara Danny Pomanto, Aloq Natsar Desi, pada Minggu (6/12/2020).

Dia mengungkapkan bahwa setelah dicari tahu siapa sosok perekam perbincangan yang bersifat pribadi tersebut, SM pun menjadi sosok yang dicurigai sebagai orang yang merekam pembicaraan tersebut di kediaman Danny Pomanto beberapa waktu lalu.

Sementara itu mengenai isi dari rekaman yang beredar, Aloq Natsar Desi mengatakan bahwa itu hanya obrolan biasa setelah membaca analisis dari beberapa media mainstream.

Sehingga terjadi perbincangan secara pribadi, dan tidak untuk dijadikan konsumsi publik. Namun, belakangan perbincangan itu disebarkan oleh oknum tersebut.

“Kami melihat ada unsur provokatif dalam situasi ini. rekaman yang beredar itu sengaja dilepas, agar situasi menjadi tidak kondusif. Kami menduga ada by design dilakukan oknum tertentu, untuk menghalangi dan menjatuhkan elektabilitas calon kami,” kata Aloq Natsar Desi.

Hal senada juga disampaikan oleh juru bicara tim kuasa hukum Danny Pomanto, Ilham Rasyid yang mengatakan bahwa pelaporan ini dilakukan setelah terduga pelaku menyebarkan video berisi rekaman suara di grup obrolan WhatsApp dan Facebook.

“Kami melaporkan terduga pelaku perekaman berinisial SM, dan seorang oknum pengacara berinisial YG yang turut menyebarkan di media sosial,” ucapnya.

Dalam laporannya, tim kuasa hukum melampirkan bukti-bukti tangkapan layar penyebaran file rekaman di grup media sosial. Atas perbuatan para pelaku, Ilham Rasyid mengatakan kliennya sangat dirugikan dan dicemarkan nama baiknya.

Seperti yang diketahui, sebuah rekaman suara diduga Danny Pomanto mengaitkan Jusuf Kalla sebagai otak di balik penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo oleh KPK, beredar di media sosial.

Kasus tersebut pun dilaporkan oleh putra Jusuf Solihin Kalla, melalui penasehat hukum keluarga pada Sabtu, 5 Desember 2020. (adi)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...
Politik31 Agustus 2026 08:46
Pangkep Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI Nasional VIII, Ketua DPRD Haris Gani Beri Apresiasi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Ketua DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Haris Gani mengapresiasi suksesnya pelaksanaan MTQ KORPRI N...
Ekonomi31 Agustus 2026 07:37
Sukses Gelar Penutupan MTQ KORPRI Nasional, Pemkab Pangkep Perkenalkan Potensi Daerah
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menunjukkan komitmennya memberikan pelayanan terbaik dalam ...