Sikapi Video Viral Anies Baswedan, Willy Minta Lihat Konteks

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 05 Oktober 2022 18:44

Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Willy Aditya.
Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Willy Aditya.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Willy Aditya mengingatkan seluruh pihak untuk melihat sesuatu sesuai dengan konteks.

Ketua DPP NasDem ini menyampaikan itu menanggapi video Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang viral di media sosial.

Dalam video, tampak Anies menyatakan tidak akan maju sebagai calon presiden dan ‘menikung’ Prabowo Subianto, apalagi menjadi poros ketiga.

Di mana video tersebut muncul dan beredar setelah Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024.

“Kita harus mendedahkan sebuah persoalan sebagaimana mestinya. Jangan gebyah uyah seolah segala sesuatu tidak ada ruang dan waktunya, tidak ada konteksnya. Jangan. Nanti kalau begitu alam pikir bangsa ini akan pendek dan picik. Semua dipandang serba hitam putih,” kata Willy dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022).

Willy menjelaskan, konteks pernyataan Anies itu saat menjelang Pilpres 2019. Kala itu, muncul spekulasi bahwa Anies akan maju juga di Pilpres 2019 dan telah mendapat dukungan dari beberapa partai politik.

“Itu kan wawancara Pak Anies dengan Najwa Shihab menjelang Pilpres 2019. Muncul pertanyaan itu. Waktu itu muncul spekulasi bahwa Pak Anies akan maju juga di pilpres dan telah mendapat dukungan dari beberapa partai. Selain itu, ada rumor juga bahwa Pak Anies ditawari menjadi cawapresnya Pak Prabowo,” ujarnya.

Maka, lanjut Willy, pernyataan itu disampaikan Anies untuk Pilpres 2019.

“Nah, terhadap ajakan atau dukungan berbagai partai tadi, sikap Pak Anies adalah dia tidak akan menjadi penghalangnya Pak Prabowo dalam Pilpres 2019. Begitu konteksnya,” tandas Legislator NasDem tersebut.

Dengan demikian, lanjut Willy, bukan berarti pernyataan Anies itu bisa diartikan dia tidak boleh maju capres apabila Prabowo menjadi capres. Di sisi lain, Willy pun meyakini Prabowo tidak akan bersikap demikian.

“Jadi bukan Pak Anies tidak boleh jadi capres kalau Pak Prabowo nyapres juga. Alangkah childish-nya politisi kita kalau hal demikian yang berlaku. Dan Pak Prabowo nggak akan bersikap seperti itu. Beliau politisi besar, negarawan, prajurit. Tidak akan seperti itulah beliau. Demikian juga dengan Pak Anies,” ujar Willy.

Legislator NasDem dari Dapil Jawa Timur XI (Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, dan Sampang) itu menilai, video yang beredar di media sosial tersebut merupakan propaganda dan tidak relevan dengan momen Pemilu 2024.

“Alhasil, video yang banyak beredar itu hanya propaganda dan tidak relevan sama sekali dengan momentum 2024. Konteksnya sudah berbeda. Tapi saya juga maklum dengan dinamika seperti ini. Biasalah kalau ada calon yang dipandang moncer, serangan datang bertubi-tubi, silih berganti,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...