Surya Paloh Ingatkan Pemilu Digelar Agar Tidak Ada Monopoli Kekuasaan

Nhico
Nhico

Kamis, 16 Juni 2022 11:38

Surya Paloh Ingatkan Pemilu Digelar Agar Tidak Ada Monopoli Kekuasaan.(F-IST)
Surya Paloh Ingatkan Pemilu Digelar Agar Tidak Ada Monopoli Kekuasaan.(F-IST)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem dengan tema ‘Restorasi:Meneguhkan Politik Kebangsaan’, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (15/6).

Rakernas Partai NasDem berlangsung hingga Jumat (17/6).

Hadir dalam rakernas tersebut, fungsionaris DPP, DPW, DPD, badan dan sayap Partai NasDem seluruh Indonesia. Hadir pula, Majelis Tinggi, Dewan Pertimbangan, Dewan Pakar, dan Mahkamah Partai NasDem.

Dalam kesempatan itu Surya Paloh memahami pemilu adalah satu sistem dan mekanisme di dalam demokrasi yang dimiliki dan disepakati bersama.

Semua dilakukan sebagai upaya untuk melakukan pergantian kekuasaan agar kekuasaan tersebut tidak menjadi monopoli satu kelompok politik semata-mata.

“Pemilu adalah ruang koreksi sehingga penggunaan kekuasaan menjadi akan lebih baik dari waktu ke waktu. Sebagai parpol kita sangat serius menyambut pemilu dan kita siap menyongsong fajar kemenangan baru pada pemilu 2024 mendatang,” ucap Surya Paloh.

Ditekankan Surya, seluruh kader NasDem sudah semestinya menjaga hubungan dan harmonisasi dengan seluruh institusi parpol. Komunikasi yang cair merupakan komunikasi yang bisa memberikan respek antara satu sama lain.

“Maka pada Rakernas ini saya berharap seluruh aspirasi yang ada pada diri saudara di dalam keinginan untuk memilih calon-calon pemimpin nasional yang ada di negeri ini, untuk pada tahapan pemilu yang akan kita masuki pada tahun 2024 yang akan datang, lakukanlah tanpa tekanan dari manapun juga,” kata Surya mengingatkan.

Partai NasDem sendiri menyadari bahwa kompetisi di dalam pemilu merupakan sebuah keniscayaan. Namun demikian, menjaga keberlangsungan dan eksistensi bangsa harus tetap berada di atas urusan pemilu.

“Ada politik kebangsaan yang mengutamakan kepentingan bangsa yang berada di atas kepentingan politik,” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...
Metro17 April 2026 15:07
15 Peserta Kafilah Luwu Timur Lolos ke Final MTQ XXXIV Sulsel 2026 di Maros
Pedomanrakyat.com, Lutim – Kabar membanggakan datang dari Kafilah Kabupaten Luwu Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat P...
Ekonomi17 April 2026 14:47
Bappeda Makassar Catat Kinerja APBD Awal 2026 Meningkat, Dahyal: Tren Positif Terus Dijaga
Pedomanrakyat.com, Makassar — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Muh. Dahyal, memaparkan capaian pelaksanaan APBD ...